Kamis, 11 Juni 2026

Berita Jember

Kementerian PKP Tambah Kuota 10 Ribu Rumah Subsidi di Jember, Dukung Program 3 Juta Rumah

Menteri PKP Maruarat Sirait tambah kuota rumah subsidi di Jember jadi 10 ribu unit untuk mendukung program 3 juta rumah Presiden Prabowo.

Tayang:
Penulis: Imam Nawawi | Editor: Haorrahman
TribunJatimTimur.com/Imam Nawawi
RUMAH SUBSIDI: Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman Maruarar Sirait saat serahkan kunci rumah subsidi kepada warga Perumahan Taman Gading Jember, Jawa Timur, Sabtu (18/10/2025). Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman beri 10 ribu kuota rumah subsidi di Jember. 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Jember - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (18/10/2025). 

Menteri PKP didampingi oleh Bupati Jember Muhammad Fawait dan pengurus Realestat Indonesia (REI) Jawa Timur, meninjau langsung pelaksanaan program rumah murah bersubsidi di Perumahan Taman Gading, Kelurahan Tegalbesar, Kecamatan Kaliwates.

Maruarar mengatakan akan menambah kuota rumah subsidi menjadi 10.000 unit khusus untuk Kabupaten Jember, untuk mendukung program 3 juta rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Baca juga: Kalah dari Persija, Persebaya Dapat Komentar Kejutan dari Jakmania, Implementasi SubJktAdem

“Target awalnya dari 8.000 menjadi 10.000. Kuota ini saya siapkan untuk Kabupaten Jember,” ujar Maruarar.

Peningkatan kuota tersebut diberikan karena Pemkab Jember menunjukkan antusiasme tinggi dalam mendukung program nasional perumahan rakyat.

“Apalagi Pak Prabowo sudah memberikan BPHTB gratis, PBG gratis, dan Pak Bupati juga cepat menindaklanjutinya,” tambahnya.

Baca juga: Nenek 59 Tahun di Bondowoso Hilang Dua Hari, BPBD dan Warga Lakukan Pencarian

Di perumahan Taman Gading, Maruarar menilai kualitas bangunan rumah subsidi di kawasan tersebut sangat baik dan ramah bagi konsumen.

“Dari skala 1 sampai 10, saya kasih nilai 8,5. Airnya bagus, bangunannya rapi, dan lokasinya dekat dengan rumah ibadah, sekolah, serta fasilitas kesehatan,” jelasnya.

Dia juga menilai cara pengembang dalam menjual rumah subsidi yang dianggap melindungi kepentingan masyarakat.

Baca juga: Sempat Dipuja di AS Roma, Cristian Chivu Bakal Dapat Perlakuan Beda saat Pimpin Pasukan Inter Milan

“Pengembang di sini tidak menjual gambar, tapi bangunan yang sudah ada. Jadi dibangun dulu, baru rakyat bisa memilih rumah yang diinginkan. Ini metode yang bagus untuk melindungi konsumen,” tegasnya.

Bupati Fawait menyambut baik tambahan kuota rumah subsidi itu. Menurutnya keputusan Menteri PKP merupakan bentuk kepercayaan besar bagi Kabupaten Jember.

Baca juga: RATING Pemain Chelsea Usai Kontra Nottingham Forest, 2 Bintang Moncer dalam Pesta 3 Gol The Blues

“Kami akan buktikan. Tahun depan kami akan duduk bersama pengembang untuk memastikan 10 ribu unit FLPP bisa kami dukung penuh,” kata Fawait.

Program 3 juta rumah merupakan program nasional bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur

(TribunJatimTimur.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved