Kamis, 7 Mei 2026

Berita Jember

Jalan Raya Menyempit 5 Meter, Pemkab Lanjutkan Pembangunan Trotoar Rp 2,7 M di Kawasan Kota Jember

Pemkab Jember membangun trotoar Rp2,7 miliar di Jalan Kartini, menyebabkan jalan raya menyempit lima meter

Tayang:
Penulis: Imam Nawawi | Editor: Haorrahman
TribunJatimTimur.com/Imam Nawawi
MULAI DIBANGUN: Pembangunan trotoar di Jalan Kartini Jember, Jawa Timur, Sabtu (6/12/2025). Pembangunan ini telan anggaran Rp 2,7 miliar, dan menyebabkan penyempitan jalan raya. 
Ringkasan Berita:
  • Pemkab Jember mulai membangun trotoar di Jalan Kartini Jember dengan alokasi Rp 2,7 miliar.
  • Pembangunan ini merupakan tahap awal program kawasan street food.
  • Penataan merelokasi PKL dari Alun-Alun Jember agar area hijau lebih tertata.
  • Pelebaran trotoar menyebabkan jalan raya menyempit dari 13 meter menjadi 9 meter.

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Jember - Pemkab Jember, Jawa Timur mulai mengerjakan pembangunan trotoar di Jalan Raya Kartini dengan nilai anggaran Rp 2,7 miliar. Pembangunan ini membuat jalan raya menyempit lima meter, dari 13 meter menjadi 9 meter.

Pembangunan trotoar ini menjadi bagian dari rencana pembentukan kawasan street food yang menghubungkan Mapolres Jember hingga Alun-Alun Jember.

Pekerjaan fisik mulai terlihat dari simpang empat Polres Jember hingga depan Panti Siwi, mencakup sekitar 700 meter pada sisi kanan dan kiri jalan. 

Pembangunan ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Jember, dengan masa pengerjaan 24 November–30 Desember 2025.

Baca juga: Hiswana Migas Yakinkan Stok Elpiji 3 Kg di Jember Aman Selama Libur Nataru

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Jember, Nurul Hafid, menjelaskan pembangunan trotoar ini merupakan tahap awal dari pengembangan kawasan street food.

“Kami hanya membangun trotoarnya, kalau pemanfaatannya nanti tanggung jawab Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan,” ujarnya, Sabtu (6/12/2025).

Dia menambahkan  penataan serupa juga akan dilanjutkan pada 2026 di Jalan Gatot Subroto, baik sisi timur maupun barat, dengan menyesuaikan ketersediaan anggaran.

Baca juga: Gus Rivqy, Sosok yang Dianggap Berperan Aktifkan Penerbangan Jember–Bali

“Pembangunannya bertahap, menyesuaikan ketersediaan anggaran,” kata Hafid.

Relokasi PKL

Program ini bagian dari upaya merelokasi pedagang kaki lima (PKL) dari kawasan Alun-Alun Jember. Pemkab ingin area ruang terbuka hijau tersebut kembali nyaman untuk beraktivitas.

“Upaya Alun-Alun lebih nyaman digunakan untuk beraktivitas, bersantai dan segala macam. Tanpa terlihat kumuh,” katanya.

Hafid juga mengatakan pelebaran trotoar membuat lebar jalan umum berkurang dari 13 meter menjadi sekitar 9 meter.

“Jalan itu awalnya 13 meter, trotoarnya kami perlebar, nanti sisanya tinggal 9 meter,” tambahnya.

(TribunJatimTimur.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved