Berita Jember
Permohonan Diperketat, Perkawinan Anak di Jember 2025 Turun Drastis
Jumlah perkawinan anak di Jember turun drastis pada 2025 setelah Pemkab memperketat syarat dispensasi kawin melalui SE Bupati.
Penulis: Imam Nawawi | Editor: Haorrahman
Potensi Pernikahan Siri Anak Masih Ada
Meski angka dispensasi kawin menurun, Helmi mengingatkan masih ada potensi terjadinya pernikahan siri pada anak, yang sulit terdeteksi oleh pemerintah karena tidak tercatat secara resmi.
Ia menyebut, pernikahan siri anak kerap terjadi karena berbagai faktor, seperti kehamilan di luar nikah atau dorongan untuk segera menikah.
“Selama ini tidak ada data pasti terkait pernikahan siri. Namun setidaknya bisa dilakukan deteksi dini dan edukasi agar anak-anak tidak melakukan pernikahan siri,” tuturnya.
Menurut Helmi, upaya pencegahan akan lebih efektif jika melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, serta pengurus pengajian, terutama dalam memberikan pemahaman kepada para orang tua.
“Penyampaian kepada ibu-ibu biasanya lebih mengena dibandingkan jika hanya disampaikan oleh pihak teknis dari dinas,” pungkasnya.
| Pemkab Jember Mulai Desain Kawasan Street Food di Jalan Kartini |
|
|---|
| Fatmawati Resmi Jadi Wakil Ketua DPRD Jember, Perempuan Kedua dalam Sejarah Pimpinan Dewan |
|
|---|
| Dalam Tiga Bulan, 10 Ibu Meninggal Saat Melahirkan di Jember |
|
|---|
| Tradisi Kupatan Jember, 36 Pegon Diarak 6 Km ke Pantai Watu Ulo |
|
|---|
| Suwar Suwir Jadi Oleh-oleh Favorit Lebaran di Jember, Omzet Penjual Rp 6 Juta Sehari |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/Perkawinan-anak-jembr.jpg)