Berita Jember
Viral, Uangnya Hilang di Sekolah, Guru SD di Jember Telanjangi Murid
Guru SD di Jember menelanjangi muridnya saat pemeriksaan karena uangnya hilang. Wali murid tuntut dikeluarkan.
Penulis: Imam Nawawi | Editor: Haorrahman
Ringkasan Berita:
- Guru SD di Jember diduga menelanjangi murid saat pemeriksaan uang hilang
- Kejadian berlangsung di SDN Jelbuk 02 dan terekam video viral
- Wali murid mendobrak kelas setelah anak tidak pulang hingga siang
- Anak-anak disebut mengalami trauma dan enggan masuk sekolah
- Kasus kini ditangani Dinas Pendidikan Jember, belum ada laporan polisi
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Jember - Dunia pendidikan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, menjadi sorotan. Seorang guru perempuan berinisial FT, wali kelas V di SDN Jelbuk 02 Kecamatan Jelbuk, menelanjangi muridnya saat melakukan pemeriksaan terkait uang yang hilang.
Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (6/2/2026) sekitar pukul 08.30 WIB dan terekam dalam video yang kemudian viral di media sosial.
Baca juga: Diduga Keracunan MBG, 99 Siswa dan 13 Guru SMPN 1 Umbulsari Jember Diperiksa
Kronologi Kejadian
Berdasarkan informasi yang dihimpun, FT mengaku kehilangan uang sebesar Rp 75 ribu dalam pecahan baru pada hari kejadian. Sebelumnya, ia juga mengaku kehilangan Rp 200 ribu, Senin (2/2/2026).
Atas kejadian itu, FT memanggil 22 murid kelas V dan memeriksa tas mereka satu per satu. Karena uang tidak ditemukan, pemeriksaan berlanjut hingga pukul 11.00 WIB dengan menggeledah tubuh murid.
Selama proses tersebut, murid lain dilarang melihat. Namun, beberapa siswa dari kelas lain disebut sempat menyaksikan kejadian itu secara diam-diam.
Menurut keterangan wali murid, FT diduga meminta murid laki-laki melepas seluruh pakaian tanpa mengenakan singlet dan celana dalam, sementara murid perempuan diminta membuka pakaian hingga hanya mengenakan singlet dan celana dalam.
Baca juga: Pemkab Jember Tertibkan Kabel Optik Ilegal di Tiang PJU Jalan Raya Kawasan Kota
Penggeledahan baru dilakukan terhadap enam murid sebelum akhirnya diketahui oleh para wali murid.
Wali Murid Dobrak Kelas
Seorang wali murid yang enggan disebutkan namanya mengatakan, kecurigaan muncul karena anak-anak tidak pulang hingga siang hari.
“Itu karena sampai Jumat siang anak tidak pulang. Akhirnya beberapa wali murid datang ke sekolah untuk mengecek keberadaan anaknya,” ujarnya, Senin (9/2/2026).
Informasi awal diperoleh dari siswa kelas VI yang melihat kejadian tersebut. Karena pintu kelas terkunci, para wali murid akhirnya mendobrak pintu.
“Karena posisi pintu kelas ditutup, akhirnya ibu-ibu mendobrak dan melihat kondisi anak-anak,” lanjutnya.
Ia mengungkapkan, anaknya mengalami trauma dan menolak berangkat sekolah keesokan harinya.
“Besoknya dari puluhan siswa itu, hanya enam anak yang berangkat. Itu pun karena ditelpon guru. Yang lain tidak mau,” katanya.
Minta Guru Dikeluarkan
Para wali murid sempat menyusun petisi untuk disampaikan ke Dinas Pendidikan Jember agar FT dikeluarkan dari sekolah. Namun, sebelum petisi dikirim, pihak dinas datang ke sekolah, Minggu (8/2/2026) untuk melakukan mediasi.
“Kami diminta tanda tangan perjanjian agar tidak bicara ke wartawan selama kasus ini ditangani,” ungkap wali murid tersebut.
Baca juga: Hingga Awal 2026, Pengguna Shuttel Bus di Bandara Notohadinegoro Jember Sepi Peminat
guru SD Jember
kekerasan di sekolah
Telanjangi Murid
Guru Telanjangi Murid di Jember
Jember
Uang hilang
Dinas Pendidikan Jember
ViralLokal
| Nanik S Deyang Dilantik Sebagai Kepala BGN, Bupati Jember Gus Fawait Ucapkan Selamat |
|
|---|
| Kembali Terjadi Temuan Kerangka Manusia di Jember, Rupanya Warga Mayang yang Hilang 1,5 Bulan |
|
|---|
| Demi Beli Ponsel dan Jajan, Dua Bocah di Jember Curi Brankas Tante, Belasan Juta Raib |
|
|---|
| Imbas Dana Bantuan Pemerintah Belum Cair, Sejumlah SPPG di Jember Berhenti Operasi Sementara |
|
|---|
| Bareskrim Polri Kabarnya Tangani Kasus Dugaan Penimbunan BBM Ilegal di Jember, Polda Jatim Menjawab |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/MEDIASI-wali-murid-dan-guru.jpg)