MBG Jember
Video Flexing SPPG Jember Pamer Gaji MBG untuk Beli Honda Jazz
Video pegawai SPPG Klatakan Jember pamer rencana gaji viral di TikTok. Kepala SPPG minta maaf dan akui itu hanya hiburan.
Penulis: Imam Nawawi | Editor: Haorrahman
Ringkasan Berita:
- Video pegawai SPPG Klatakan Jember pamer rencana gaji pertama viral di TikTok.
- Konten menampilkan rencana beli iPhone, mobil, hingga belanja dengan selingkuhan.
- Kepala SPPG Muhammad Irsyad minta maaf dan sebut video hanya hiburan.
- Video telah dihapus, namun terlanjur tersebar di WhatsApp warga.
- Warga menilai konten tidak etis di tengah kondisi kemiskinan ekstrem di Jember.
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Jember - Sebuah video yang menampilkan pegawai Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) Desa Klatakan, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, Jawa Timur, viral di media sosial TikTok. Konten tersebut memicu kritik warga karena dinilai tidak sensitif terhadap kondisi sosial masyarakat.
Video berdurasi 29 detik itu memperlihatkan sejumlah pegawai penyedia program Makan Bergizi Gratis (MBG) bergantian membawa papan tulis putih berisi rencana penggunaan gaji pertama mereka.
Dalam tayangan tersebut, masing-masing pegawai menuliskan rencana berbeda, mulai dari membeli iPhone, mobil Honda Jazz, hingga belanja bersama selingkuhan. Unggahan itu kemudian menuai beragam reaksi dari warganet.
Baca juga: Sebabkan Banjir, BPN Jember Telusuri Sertifikat Perumahan di Bantaran Sungai
Klarifikasi Kepala SPPG
Kepala SPPG Klatakan Kecamatan Tanggul, Muhammad Irsyad, mengakui bahwa para pemeran dalam video tersebut merupakan pegawainya. Ia menegaskan konten itu dibuat semata-mata untuk hiburan dan bukan mencerminkan kondisi sebenarnya.
"Kami ceroboh, kami minta maaf kepada masyarakat, video tersebut hanya konten dan hiburan saja. Bukan yang sebenarnya, saat ini video tersebut sudah kami hapus," ujar Irsyad, Kamis (26/2/2026).
Irsyad menyebut kejadian ini menjadi pelajaran bagi seluruh pegawai agar lebih berhati-hati dalam membuat dan mengunggah konten di media sosial.
"Kami sendiri juga masih baru buka dan belum genap satu bulan dan masih butuh masukan dari semua pihak," tambahnya.
Meski video tersebut telah dihapus dari akun resmi TikTok SPPG Klatakan, salinannya terlanjur tersebar luas. Video itu bahkan beredar di sejumlah grup WhatsApp warga Jember.
Baca juga: Jadwal Buka Puasa Jember Kamis 26 Februari 2026, Kapan Waktu Magrib dan Isya?
Tidak Etis
Salah satu warga Kecamatan Tanggul, Joko, menilai konten tersebut tidak pantas dipublikasikan, terutama mengingat kondisi sosial di Jember yang masih menghadapi persoalan kemiskinan ekstrem.
"Ini menyakiti masyarakat yang lainnya, sangat tidak etis, apalagi Jember masih masuk kategori kemiskinan ekstrem," katanya.
Joko berpendapat, pegawai SPPG seharusnya tidak memamerkan rencana penggunaan honor mereka di ruang publik.
"Baiknya kalau honor yang didapat, ditabung dan digunakan sebaik mungkin, gak perlu dipamerkan," ulasnya.
| Pemkab Jember Siapkan BUMD Pangan untuk Suplai Program MBG |
|
|---|
| Terdapat 58 SPPG MBG di Jember Disuspen BGN, Terkendala Perizinan |
|
|---|
| BGN Bekukan 18 Dapur MBG di Jember, Mulai Izin Sanitasi hingga IPAL Belum Lengkap |
|
|---|
| 100 SPPG di Jember Belum Kantongi Sertifikat Layak Higiene |
|
|---|
| 50 Dapur Sehat MBG di Jember Belum Kantongi SLHS, Ini Penjelasan Satgas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/Video-viral-flexing-MBG-Jember.jpg)