Kamis, 7 Mei 2026

Berita Jember

Dukung Ketahanan Pangan dari Desa, STAPA Center Kenalkan Program DEFA di 6 Kabupaten

Dukung Ketahanan Pangan dari Desa, STAPA Center Kenalkan Program DEFA di 6 Kabupaten

Tayang:
TribunJatimTimur.com/Dok STAPA Center
KETAHANAN PANGAN - STAPA Center sosialisasi Program DEFA untuk membantu program ketahanan pangan di tingkat BumDes dan KDMP. 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, JEMBER - Social Transformatoin and Public Awareness Center (STAPA Center) yang berkantor di Bangil, Pasuruan mengadakan Sosialisasi Program Development Efficient Food Agriculture (DEFA).

Sosialisasi digelar di Hotel Fortuna Grande Jember, Jumat (13/3/2026). Ini merupakan media untuk menjelaskan konsep program kepada stakeholder dan juga penerima manfaat program.

Sebanyak 66 orang peserta hadir dalam acara ini. Program DEFA didukung penuh oleh CSR PT HM Sampoerna Tbk melalui payung program Sampoerna Untuk Indonesia dengan STAPA Center sebagai mitra pelaksana.

Dalam sambutannya, J Lutfi Manajer Program DEFA menyampaikan, program ini berlatar pada visi pentingnya memperkuat ketahanan pangan nasional.

Baca juga: Perkuat Chemistry Tim, Pasuruan United Buka Puasa Bersama di Hotel Mewah

Pemerintah telah menetapkan ketahanan pangan nasional menjadi bagian dari Asta cita. Sampoerna dan STAPA melihat peluang untuk berkolaborasi utamanya dalam pengembangan Lembaga Ekonomi Desa (BUMDesa dan KDMP).

Mereka memiliki mandat memperkuat ketahanan pangan nasional dari tingkat bawah yaitu desa. Dia bersyukur karena Pemerintah Kabupaten Jember menyambut baik program ini.

Pemkab Jember berharap program dapat berjalan baik serta memberikan dampak luas kepada masyarakat yang menjadi penerima manfaat langsung program.

Ia menambahkan, Program ini akan dilaksanakan selama 7 bulan dan menyasar 6 kabupaten di Jawa Timur termasuk Kbupaten Jember dan 2 Kabupaten di Jawa Tengah.

Di masing-masing Kabupaten dipilih 20 BUMDesa dan 20 KDMP sebagai dampingan program. Selain peningkatan kapasitas program juga akan memfasilitasi event Jambore usaha lokal desa di akhir timeline program.

“Semoga program ini dapat diterima dan mendapatkan dukungan dari penerima manfaat serta para Stakeholder,” tegasnya.

Baca juga: Saat Pemudik Pulang ke Jawa, Wisatawan Pilih Liburan ke Bali, Tak Masalah Meski Terjebak Macet

Adi Wijaya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Jember mengatakan, pihaknya mengapresiasi program ini terutama agar dapat turut mengembangkan potensi BUMDesa dan KDMP yang beragam.

“Kami berharap dukungan dunia usaha untuk Jember bisa terus berkembang sebagaimana yang telah dilakukan oleh PT HM Sampoerna Tbk, terlebih di tengah keterbatasan akibat efisisensi anggaran seperti saat ini,” ungkapnya. 

(Galih Lintartika/TribunJatimTimur.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved