Kamis, 23 April 2026

Berita Situbondo

Tim SAR Sisir Perairan Mimbo Cari Nelayan Jatuh di Situbondo

Tim SAR gabungan menyisir perairan Mimbo, Situbondo untuk mencari nelayan yang jatuh saat melaut. Hingga hari pertama, korban belum ditemukan.

Penulis: Izi Hartono | Editor: Haorrahman
Tribun Jatim Timur/Izi Hartono
PENCARIAN - Tim SAR gabungan saat akan melakukan pencarian nelayan yang jatuh dan tenggelam di perairan Mimbo, Situbondo. 
Ringkasan Berita:
  • Nelayan asal Desa Sumberanyar, Situbondo, jatuh dan tenggelam di Perairan Mimbo
  • Tim SAR gabungan melakukan pencarian sejak pukul 09.30 WIB
  • Penyisiran melibatkan Basarnas, BPBD, TNI AL, Satpolair, Tagana, dan nelayan setempat
  • Pencarian dipusatkan di titik koordinat lokasi jatuhnya korban

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Situbondo – Tim SAR gabungan melakukan penyisiran di Perairan Mimbo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, setelah seorang nelayan dilaporkan jatuh dan tenggelam saat melaut.

Korban diketahui bernama Muhammad Solehuddin (23), nelayan asal Mimbo. Ia dilaporkan terjatuh ke laut pada Rabu (03/12/2025) sekitar pukul 17.00 WIB, setelah tubuhnya terpental akibat dihantam gelombang saat memasukkan hasil tangkapan ke dalam wadah ikan di atas perahu.

Baca juga: Terdakwa Pembunuhan-Pemerkosaan Siswi MI di Banyuwangi Divonis 5 Tahun, Keluarga Ingin Banding

Proses pencarian dimulai sejak Kamis (04/12/2025) sekitar pukul 09.30 WIB dan melibatkan personel gabungan dari Basarnas Banyuwangi, BPBD Situbondo, Satpolairud, TNI AL, Tagana, Forkopimca, serta dibantu nelayan setempat.

“Pencarian dimulai tadi pagi sekitar pukul 09.30 WIB,” ujar Puriyono, Koordinator Pusdalop BPBD Situbondo.

Puriyono menjelaskan, pencarian dipusatkan di lokasi korban diduga jatuh berdasarkan keterangan rekan kerja korban, dengan titik koordinat 7° 41'24.5328" S – 114° 20'42.918" E di Perairan Mimbo.

“Tim SAR melakukan pencarian dari Pantai Sidodadi, Desa Sumberwaru menuju titik jatuhnya korban,” katanya.

Dalam operasi hari pertama, tim menggunakan dua unit perahu karet milik Basarnas dan BPBD Situbondo untuk menyisir area perairan di sekitar lokasi kejadian. Namun hingga pencarian dihentikan sementara, korban belum ditemukan.

Baca juga: Mas Rio Lantik Dewan Pendidikan Situbondo, Isyaratkan Perombakan Seluruh Kepala Sekolah

“Untuk pencarian akan dilanjutkan besok,” pungkas Puriyono.

Sebelumnya diberitakan, korban terpental dari perahu setelah dihantam gelombang saat aktivitas bongkar hasil tangkapan. Kondisi laut saat itu cukup berombak sehingga korban tidak mampu mempertahankan keseimbangan dan akhirnya jatuh ke laut.

Hingga kini, keberadaan korban masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved