Rabu, 29 April 2026

KPK Datang ke Pemkab Situbondo, Ingatkan Integritas ASN

KPK gelar sosialisasi pencegahan korupsi APBD di Situbondo, dorong integritas ASN dan pengawasan publik.

Tayang:
Penulis: Izi Hartono | Editor: Haorrahman
Tribun Jatim Timur/Izi Hartono
SOSIALISASI- Direktorat Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK, Galib Prama Natanegara saat mensosialisakan pencegahan korupsi pengelolaan APBD dan peran serta masyarakat dalam pengawasan pembangunan di daerah di Pemkab Situbondo, Selasa (28/04/2026). 
Ringkasan Berita:
  • KPK menggelar sosialisasi pencegahan korupsi APBD di Situbondo.
  • Kegiatan diikuti ASN, DPRD, Apdesi, dan LSM.
  • KPK menekankan pentingnya pemahaman hukum dan integritas ASN.
  • Maraknya OTT disebut berkaitan dengan lemahnya kesadaran individu.
  • Pemkab Situbondo dorong pencegahan sebagai langkah utama antikorupsi.

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Situbondo - Upaya pencegahan korupsi terus digencarkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di berbagai daerah. Salah satunya dilakukan di Kabupaten Situbondo melalui kegiatan sosialisasi pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Kegiatan yang digelar di aula lantai dua Pemkab Situbondo ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), anggota DPRD, pengurus Apdesi, hingga lembaga swadaya masyarakat (LSM).

Direktorat Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK, Galib Prama Natanegara menjelaskan, sosialisasi ini difokuskan pada peningkatan pemahaman aparatur sipil negara (ASN) terkait batasan hukum dalam menjalankan tugas.

Baca juga: Satu-Satunya Mata Pencaharian, Warung Makan di Situbondo Terbakar

“Jangan sampai mereka tidak tahu dan lantas melakukan perbuatan yang melanggar undang-undang. Tujuan saya ke situ,” ujarnya usai menjadi pemateri, Selasa (28/04/2026).

Ia menambahkan, maraknya operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pejabat tidak lepas dari faktor integritas individu.

“Sebagaimana kita bangun, kalau tidak ada kesadaran dalam diri, ya susah juga,” katanya.

Baca juga: Kebakaran Hanguskan 3 Rumah di Situbondo, Diduga Korsleting Listrik

Pencegahan

Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo mengatakan bahwa pemerintah daerah akan lebih masif dalam upaya pencegahan korupsi sebagai bentuk peringatan dini.

Menurutnya, pendekatan preventif jauh lebih efektif dibandingkan penindakan. Ia bahkan mengingatkan bahwa KPK memiliki kemampuan lebih dalam mendeteksi praktik korupsi.

“Sepintar-pintarnya kita berhati-hati, KPK lebih pintar menemukan kita,” ujarnya.

Baca juga: Polisi Amankan Pengamen yang Mengintimidasi dan Meresahkan Warga di Alun-alun Situbondo

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk menjauhi praktik korupsi dan membangun komitmen bersama dalam pengelolaan anggaran yang transparan.

“Kecuali memang sudah ada yang mau menusuk dari belakang, itu kan biasa dalam politik,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, KPK berharap pencegahan korupsi tidak hanya menjadi tanggung jawab lembaga penegak hukum, tetapi juga menjadi kesadaran bersama seluruh pemangku kepentingan.

“Kalau kita punya komitmen untuk menghindari persoalan korupsi, saya kira bisa,” tambah Bupati.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved