Jumat, 1 Mei 2026

Dapat Diskresi DPP, Zeiniye Kembali Pimpin PPP Situbondo 2026-2031

Zeiniye kembali terpilih sebagai Ketua PPP Situbondo, siap perkuat konsolidasi dan hadapi tantangan pemilu.

Tayang:
Penulis: Izi Hartono | Editor: Haorrahman
Tribun Jatim Timur/Izi Hartono
MUSCAB- Ketua DPC PPP Situbondo, Zeineye saat menyampaikan sambutan diacara Muscab ke X di Pasir Putih Situbondo. 

Ringkasan Berita:
  • Zeiniye kembali terpilih sebagai Ketua DPC PPP Situbondo periode 2026–2031
  • Terpilih sebagai calon tunggal dalam Muscab ke-X setelah mendapat diskresi DPP PPP
  • Fokus utama: penguatan konsolidasi internal hingga tingkat TPS
  • Tantangan utama berasal dari dinamika politik nasional dan pergeseran ke pragmatisme
  • Target besar PPP Situbondo adalah meraih kemenangan pada Pemilu 2029

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Situbondo - Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Zeiniye, kembali terpilih sebagai Ketua DPC PPP Kabupaten Situbondo untuk periode 2026–2031. Kepastian ini diperoleh dalam Musyawarah Cabang (Muscab) ke-X yang digelar di Aula Sidomuncul 1 Pasir Putih, Kamis (30/04/2026).

Dalam forum tersebut, Zeiniye menjadi satu-satunya calon yang maju setelah mendapatkan izin diskresi dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) PPP. Ia diketahui saat ini juga menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Timur.

Zeiniye menjelaskan bahwa pelaksanaan Muscab dilakukan setelah proses pergantian kepengurusan di tingkat pusat dan wilayah selesai. Ia menegaskan, meski mendapat diskresi untuk maju kembali setelah dua periode menjabat, mekanisme organisasi tetap dijalankan.

Baca juga: KPK Datang ke Pemkab Situbondo, Ingatkan Integritas ASN

“Memang ada klausul yang membolehkan ketua DPC dua periode untuk mengajukan izin diskresi DPP PPP,” ujarnya.

Ia menambahkan, keputusan akhir tetap berada di tangan DPP dengan mempertimbangkan berbagai aspek sebelum memberikan izin pencalonan.

“Alhamdulillah saya termasuk yang diperbolehkan maju kembali dan mendapatkan izin diskresi,” katanya.

Selanjutnya, forum Muscab akan membentuk tim formatur yang bertugas menyusun struktur kepengurusan DPC PPP secara lengkap.

Baca juga: Satu-Satunya Mata Pencaharian, Warung Makan di Situbondo Terbakar

Tantangan Politik

Zeiniye mengakui bahwa tantangan ke depan tidak ringan, terutama setelah PPP di tingkat pusat tidak lolos ambang batas parlemen (parliamentary threshold). Namun, kondisi tersebut justru dianggap sebagai motivasi untuk bekerja lebih keras.

“Ini bukan untuk pesimis, tapi harus jadi cambuk agar kita bergerak lebih agresif mengumpulkan suara,” tegasnya.

Ia menargetkan PPP dapat kembali meraih kemenangan pada Pemilu Legislatif 2029 melalui penguatan internal dan strategi politik yang lebih efektif.

Baca juga: Kebakaran Hanguskan 3 Rumah di Situbondo, Diduga Korsleting Listrik

Perubahan Pola Politik

Menurut Zeiniye, salah satu tantangan terbesar saat ini adalah pergeseran dari politik idealisme ke arah pragmatisme. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya kehadiran nyata kader PPP di tengah masyarakat.

“Pengurus dan fraksi harus hadir di tengah masyarakat menghadapi berbagai persoalan yang kompleks,” ujarnya.

Ia juga menyoroti bahwa kebutuhan masyarakat tidak hanya soal bantuan anggaran, tetapi juga pendampingan dan advokasi kebijakan.

Penguatan Struktur hingga Tingkat TPS

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved