Rabu, 10 Juni 2026

Haji 2026

Jemaah Haji Asal Situbondo Meninggal di Mekkah, Sempat Jalani Perawatan Sebelum Berangkat

Jemaah haji Situbondo meninggal dunia di Mekkah setelah mengalami nyeri dada. Sempat mendapat perawatan sebelum berangkat

Tayang:
Penulis: Izi Hartono | Editor: Haorrahman
TribunJatimTimur.com/Izi Hartono
DISAMBUT - Kedatangan ratusan jemaah haji disambut Bupati dan Wakil Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo dan Ulfiyah di Kawasan Utama Raya, Kecamatan Banyuglugur, Situbondo, Jawa Timur, Selasa (24/6/2025). Dua orang jemaah haji asal kabupaten ini meninggal dunia dalam pelaksaan Haji 2025. 
Ringkasan Berita:
  • Jamaah haji asal Situbondo, Fathor Rahman (58), meninggal dunia di Mekkah pada 29 Mei 2026.
  • Almarhum merupakan anggota Kloter 89 dan berasal dari Kecamatan Mlandingan.
  • Sebelum meninggal, ia mengeluhkan nyeri dada dan sempat mendapat penanganan medis.
  • Kondisi kesehatannya sempat menurun sejak berada di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.
  • Kemenag Situbondo berkoordinasi dengan PPIH Arab Saudi untuk mengurus dokumen kematian sebelum pemakaman di Mekkah

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Situbondo - Kabar duka datang dari penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026. Seorang jemaah haji asal Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, dilaporkan meninggal dunia di Mekkah, Arab Saudi.

Jemaah tersebut bernama Fathor Rahman (58), warga Kecamatan Mlandingan yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 89. Ia meninggal dunia di hotel tempatnya menginap di Mekkah, Jumat (29/5/2026), setelah mengalami gangguan kesehatan.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Situbondo, Rif'an Junaidi, membenarkan informasi tersebut.

"Iya benar, jamaah haji asal Situbondo atas nama Fathor Rahman meninggal dunia," ujarnya, Selasa (2/6/2026).

Baca juga: 993 Jamaah Haji Situbondo 2026 Dilepas, CJH Termuda Berusia 16 Tahun

Menurut Rif'an, almarhum sebelumnya mengeluhkan nyeri di bagian dada. Petugas kesehatan yang mendampingi jamaah haji sempat memberikan penanganan medis.

"Jamaah itu sempat mendapat perawatan medis dari petugas kesehatan dan bersangkutan dinyatakan telah meninggal dunia," katanya.

Rif'an menjelaskan, kondisi kesehatan Fathor Rahman sebenarnya terganggu sejak berada di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya. Saat itu, kondisi kesehatannya sempat menurun sehingga harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Baca juga: 877 Jemaah Reguler dan 134 Jemaah Cadangan Haji Situbondo Berangkat Tahun Ini

Setelah kondisinya dinyatakan membaik dan cukup stabil untuk melakukan perjalanan, Fathor Rahman diberangkatkan ke Tanah Suci untuk menyusul rombongan kloternya.

"Karena kondisinya dinyatakan membaik dan pulih, jamaah itu baru diberangkatkan ke Tanah Suci menyusul rombongannya," jelas Rif'an.

Saat ini, Kementerian Agama Situbondo telah berkoordinasi dengan petugas kloter dan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi untuk mengurus dokumen administrasi yang diperlukan, termasuk penerbitan sertifikat kematian atau Certificate of Death.

"Setelah seluruh dokumen administrasi selesai diproses, jenazah jamaah haji itu langsung dimakamkan di Mekkah," tambahnya.

.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved