Senin, 27 April 2026

JAWARA DPRD Pasuruan

Manisnya Jeruk Pasrepan Jadi Harapan Baru Pertanian di Kabupaten Pasuruan

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Rias Yudikari Drastika menegaskan, pihaknya bersama pemerintah daerah siap mendorong pengembangan jeruk Pasrepan

|
Galih Lintartika/TribunJatimTimur.com
JERUK PASREPAN - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Rias Yudikari Drastika saat mengajak tim Tribunjatim Network ke kebun jeruk di Pasrepan untuk melihat potensi jeruk yang luar biasa. 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, PASURUAN - Kabupaten Pasuruan selama ini dikenal sebagai penghasil mangga, apel, dan durian. Namun belakangan, satu komoditas lain mulai mencuri perhatian: jeruk. 

Produksinya menunjukkan tren meningkat, bahkan menjelma harapan baru bagi pertanian daerah.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, produksi jeruk Kabupaten Pasuruan naik dari 2.817 kuintal pada 2022 menjadi 3.015 kuintal pada 2023. 

Lonjakan paling signifikan terjadi di Kecamatan Pasrepan, yang meningkat dari 337 kuintal menjadi 554 kuintal dalam setahun.

Melihat potensi ini, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Rias Yudikari Drastika menegaskan, pihaknya bersama pemerintah daerah siap mendorong pengembangan jeruk Pasrepan. 

Menurutnya, peralihan petani dari padi, jagung, bahkan apel ke jeruk menunjukkan bahwa komoditas ini lebih menjanjikan, baik dari segi hasil maupun kemudahan perawatan.

“Pasrepan sangat potensial untuk menjadi daerah penghasil jeruk. Perkembangannya luar biasa, lahan yang dulu hanya sedikit kini sudah mencapai 100 hektare lebih. Pemerintah dan DPRD harus hadir memberi dukungan, mulai dari pupuk, pelatihan, peningkatan SDM, hingga penyediaan alat pertanian,” ujarnya.

Hal itu disampaikan Rias, sapaan akrab Wakil Ketua DPRD saat podcast dalam program Jagongan Wakil Rakyat (JAWARA) kolaborasi antara DPRD Kabupaten Pasuruan bersama Tribunjatim Network pekan lalu di PasrepanX

Politisi senior ini menambahkan, jeruk Pasrepan tidak hanya perlu ditopang dari sisi budidaya, tetapi juga pengolahan pascapanen agar memiliki nilai tambah. 

“Kalau diolah, jeruk bisa menghasilkan produk turunan bernilai ekonomi lebih tinggi. Ini yang harus kita arahkan ke depan,” katanya.

Harapan dari Petani

Hosiin, petani jeruk asal Pasrepan, mengakui jeruk menjadi sumber penghasilan utama keluarganya sejak lama. 

Sekali panen, ia bisa meraup hingga Rp100 juta dengan pasar yang menjangkau Ciamis, Garut, hingga Klaten. 

Menurutnya, kualitas jeruk Pasrepan tidak kalah dengan daerah lain.

“Jeruk Pasrepan rasanya manis, buahnya penuh, isinya maksimal. Tapi kami masih punya tantangan, terutama pengendalian hama. Pendampingan dari pemerintah sangat dibutuhkan, seperti yang dulu pernah dilakukan saat tanaman kami terkena virus pada 2012,” ujarnya.

Selain masalah hama, Hosin menyebut kebutuhan air juga sering menjadi kendala. 

Banyak petani terpaksa melakukan pengeboran sendiri, yang tidak semua mampu dilakukan. 

Karena itu, ia berharap ada bantuan fasilitas irigasi maupun sarana pendukung dari pemerintah.

Dari Lahan ke Pasar

Politisi Partai Golkar ini menilai, jika hambatan teknis bisa diatasi, jeruk Pasrepan berpotensi mengangkat kesejahteraan petani sekaligus menambah pendapatan asli daerah (PAD). 

Ia juga mendorong pemerintah untuk membuka akses pasar lebih luas, baik lokal maupun nasional.

“Pasar harus dipastikan. Petani sudah bekerja keras, maka pemerintah harus hadir memastikan jeruk Pasrepan diterima pasar dengan baik. Jika kualitasnya terjaga, kulit bersih, rasanya manis, dan tampilannya standar, jeruk ini pasti bisa bersaing,” tegasnya.

Lebih jauh, ia bermimpi Pasrepan kelak bisa dikembangkan menjadi destinasi agrowisata petik jeruk, seperti yang sudah lebih dulu populer di daerah lain.

“Harapan saya sangat besar, jeruk Pasrepan ini tidak hanya dikenal di daerah, tapi bisa menjadi ikon baru Pasuruan. Ketika jeruk berkembang, petani sejahtera, PAD ikut bertambah,” pungkasnya.

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

(Galih Lintartika/TribunJatimTimur.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved