Berita Pasuruan
Gubernur Khofifah Resmikan RSNU Pasuruan, Perluas Akses Layanan Kesehatan
Gubernur Jatim Khofifah meresmikan RSNU Pasuruan sebagai upaya pemerataan layanan kesehatan berkualitas hingga pelosok desa.
Penulis: Galih Lintartika | Editor: Haorrahman
Ringkasan Berita:
- Gubernur Khofifah meresmikan RSNU Pasuruan, Senin (26/1/2026)
- Peresmian dihadiri tokoh NU dan pejabat daerah
- RSNU diharapkan memperluas akses layanan kesehatan hingga pelosok
- Pembangunan didukung anggaran sekitar Rp 70 miliar
- RSNU memiliki 52 bed dan poliklinik dengan dokter spesialis
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Pasuruan - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) Pasuruan, Senin (26/1/2026).
Turut hadir sejumlah tokoh Nahdlatul Ulama dan pejabat daerah, di antaranya Ketua PWNU Jawa Timur KH Abdul Hakim Mahfudz atau Kiai Kikin, Wakil Bupati Pasuruan KH Shobih Asrori, Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin, serta Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Pasuruan Aida Fitraiti.
Baca juga: Awal 2026, Bupati Pasuruan Raih Penghargaan Nasional Transformasi SDM BUMD
Pemerataan Layanan Kesehatan
Khofifah mengatakan, berdirinya RSNU Pasuruan merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat pemerataan layanan kesehatan, khususnya di tingkat kabupaten.
“Peresmian RSNU Pasuruan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pemerataan layanan medis di satu wilayah, dalam hal ini Kabupaten Pasuruan,” kata Khofifah.
Ia menjelaskan, keberadaan rumah sakit ini diproyeksikan mampu menjangkau kebutuhan layanan kesehatan masyarakat hingga ke pelosok desa. Menurutnya, akses terhadap layanan medis yang layak tidak boleh dibatasi oleh jarak maupun kondisi ekonomi.
“Harapannya adalah cakupan layanan kesehatan berkualitas itu makin merata, makin bisa terjangkau dan dijangkau masyarakat,” ujarnya.
Baca juga: Lewat Lapor Pak Kasat, Penjualan Miras di Kota Pasuruan Berhasil Ditertibkan
Cita-cita Warga NU
Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin menyampaikan, operasional RSNU Pasuruan merupakan realisasi dari cita-cita lama para sesepuh NU di daerah tersebut.
“Kami berharap rumah sakit ini menjadi pusat penyembuhan yang memberikan manfaat nyata bagi umat dan masyarakat luas,” ujar ulama yang akrab disapa Gus Ipong.
Ia menambahkan, meskipun baru mulai beroperasi, manajemen RSNU berkomitmen untuk terus menyempurnakan fasilitas dan meningkatkan kualitas layanan secara bertahap.
“Semoga dengan dibukanya rumah sakit ini seluruh warga yang dirawat bisa sembuh dan kembali sehat,” tambahnya.
Rp 70 Miliar
Pembangunan RSNU Pasuruan menelan anggaran sekitar Rp 70 miliar, yang digunakan untuk konstruksi fisik gedung serta pengadaan alat kesehatan berteknologi modern. Pemerintah Kabupaten Pasuruan turut memberikan dukungan melalui alokasi dana APBD sebesar Rp 10 miliar.
Wakil Bupati Pasuruan KH Shobih Asrori mengapresiasi dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur serta kontribusi berbagai pihak, baik swasta maupun perseorangan.
Baca juga: PKB Kabupaten Pasuruan Satu Komando Sukseskan Kepemimpinan Pengurus Baru DPW PKB Jatim
“Kerja sama lintas sektoral menjadi kunci utama keberhasilan pembangunan RSNU Pasuruan,” kata Gus Shobih.
Ia menegaskan, pemenuhan jaminan kesehatan merupakan kewajiban pemerintah yang harus dilaksanakan secara sinergis dan berkelanjutan.
| Pemkab Pasuruan Gandeng Perusahaan Gelar Kembali Mini Job Fair, Ribuan Pencari Kerja Antusias |
|
|---|
| DPRD Kabupaten Pasuruan Dorong Pelestarian Budaya Lewat Keterlibatan dan Kesejahteraan Pelaku Seni |
|
|---|
| Pemkab Pasuruan Sediakan Bus Gratis dan Rompi Identitas, Jemaah Haji Dibuat Lebih Nyaman |
|
|---|
| Pengadaan Mobdin Ditunda, Adinda Pastikan Tak Kurangi Kualitas Pelayanan untuk Masyarakat Pasuruan |
|
|---|
| Fraksi DPRD Kabupaten Pasuruan Kompak Batalkan Pengadaan Mobil Dinas untuk Pimpinan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/RUMAH-SAKIT-Gubernur-Jawa-Timur-Khofifah-Indar-Parawansa-saat-meninjau-RSNU.jpg)