Kamis, 11 Juni 2026

Berita Pasuruan

Ketegangan Antarnelayan di Pasuruan Pecah, Perahu Milik Nelayan Dibakar

Ketegangan Antarnelayan di Kota Pasuruan Pecah, Perahu Milik Nelayan Dibakar dan sempat ada aksi saling bakar

Tayang:
TribunJatimTimur.com/Kiriman Warga
SEMPAT MEMANAS - Situasi pelabuhan Kota Pasuruan sempat memanas saat ketegangan antarnelayan pecah, Rabu (5/2/2026). 

Ringkasan Berita:- Suasana Pelabuhan Kota Pasuruan sempat memanas.
- Diduga ada aksi sengaja membakat kapal yang ada di Pelabuhan Kota Pasuruan.

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, PASURUAN - Pelabuhan Kota Pasuruan mendadak ramai, Rabu (5/2/2026) malam. Api melalap sejumlah perahu milik nelayan-nelayan.

Informasi yang didapatkan, perahu yang terparkir di pelabuhan ini diduga sengaja dibakar karena terjadi ketegangan antarnelayan.

Peristiwa itu melibatkan nelayan Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, dengan nelayan Desa Ngemplakrejo, Kecamatan Panggungrejo. 

Dalam rekaman video amatir yang beredar, terlihat kobaran api melahap sedikitnya empat perahu nelayan yang bersandar di pelabuhan.

Baca juga: Ngaku Dipukul dan Uangnya Dirampas, Pemuda di Situbondo Lapor Polisi

Baca juga: Dewan Prihatin Jalan Mulus Jadi Rusak Imbas Truk Tonase Besar, Dishub dan Polisi Diharap Bertindak

Konflik memuncak hingga saling serang usai salat Isya. Keributan diduga dipicu sengketa wilayah tangkap ikan di laut yang sudah berlangsung lama. 

“Awalnya perahu dari Kalirejo yang dibakar. Tidak terima, sempat terjadi aksi balasan. Situasinya langsung panas,” ujar Abdul Halim, tokoh masyarakat setempat.

Api cepat membesar dan membuat warga sekitar panik. Dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan kobaran api agar tidak merembet.

Ia menyebut, konflik antar nelayan ini dipicu dendam lama akibat perebutan wilayah mencari ikan. Perselisihan belum pernah diselesaikan secara tuntas.

Melihat aksi memanas, Polisi dan TNI ke lokasi dan melakukan pencegahan agar tidak terjadi hal lain. Setelah itu, mediasi digelar dan kedua pihak duduk bersama.

Terpisah, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly menjelaskan, pihaknya hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat di wilayah hukumnya.

“Tentunya kami tidak bisa bekerja sendiri, semua pihak hadir, sehingga apa yang menjadi permasalahan ini bisa diselesaikan dengan kepala dingin,” urainya.

Titus, sapaan akrabnya menegaskan, situasi Pasuruan Kota sudah kondusif dan aman. Dan masyarakat bisa beraktifitas kembali dengan nyaman dan aman.

Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo mengaku bersyukur, hari ini bersama - sama semua tokoh masyarakat, tokoh agama, Forkopimda duduk bersama mencari solusi.

“Dan Alhamdulillah hari ini kita sudah bertemu, kami sepakat bahwa semua persoalan bisa diselesaikan dengan kekeluargaan,” tutupnya.

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

(Galih Lintartika/TribunJatimTimur.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved