Berita Pasuruan
Buka Forum Perangkat Daerah, Ketua DPRD Dorong Penguatan Fondasi Ekonomi Kerakyatan
DPRD Pasuruan dorong koperasi, UMKM, industri, dan perdagangan diperkuat di RKPD 2027.
Penulis: Galih Lintartika | Editor: Haorrahman
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Pasuruan - Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Samsul Hidayat mengatakan, tahun 2027 harus menjadi tahun penguatan fondasi ekonomi kerakyatan.
Hal itu disampaikan Samsul, sapaan akrab Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan saat hadir dalam forum perangkat daerah di Diskoperindag, Jumat (13/2/2026).
Disampaikannya, dalam situasi ekonomi yang dinamis dan penuh tantangan, Diskoperindag tidak boleh hanya fokus pada pertumbuhan angka-angka makro.
Baca juga: Forum DSDABMBK Pasuruan Bahas Arah Pembangunan Infrastruktur 2027
Akan tetapi, kata dia, harus dipastikan dulu pertumbuhan yang inklusif, merata, dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Ada beberapa penekanan yang perlu menjadi perhatian Diskoperindag dalam penyusunan RKPD 2027,” tambah politisi PKB tersebut.
Modernisasi Koperasi
Seperti, kata dia, penguatan kelembagaan dan modernisasi koperasi. Menurutnya, koperasi harus kembali menjadi soko guru perekonomian.
Baca juga: Hasil Survei IKM 2025, Pelayanan Sekretariat DPRD Kabupaten Pasuruan Raih Predikat “Sangat Baik”
Reformasi tata kelola, digitalisasi sistem, peningkatan kapasitas SDM pengurus, serta akses pembiayaan yang lebih mudah harus menjadi prioritas.
“DPRD mendorong agar program pembinaan koperasi tidak hanya bersifat administratif, tetapi koperasi naik kelas dan sehat secara manajerial maupun keuangan,” urainya.
Kedua, UMKM naik kelas dan terintegrasi dalam rantai pasok industri. UMKM tidak boleh berjalan sendiri. Harus ada skema kemitraan yang konkret.
Baca juga: Kilang LNG Mini Pertama di Jawa Resmi Beroperasi di Pasuruan, Gas Bumi HCML Jadi Pemasok Utama
Misalnya, kemitraan antara UMKM dengan industri besar, BUMD, maupun sektor swasta. Pendampingan legalitas, sertifikasi halal, PIRT, kemasan, branding.
“Semuanya harus diperkuat secara terintegrasi. Tahun 2027 harus menjadi momentum percepatan UMKM go digital dan go ekspor,” jelasnya.
Ketiga, penguatan sektor perindustrian berbasis potensi lokal. Kabupaten Pasuruan memiliki potensi industri yang besar yang perlu dimaksimalkan.
Namun, perlu dipastikan bahwa pengembangan industri tetap berpihak pada tenaga kerja lokal, ramah lingkungan, serta mendorong tumbuhnya industri kecil dan menengah.
Baca juga: Partai Gerindra Pasuruan Rayakan HUT Ke-18 dengan Tasyakuran dan Santuni Anak Yatim
Keempat, stabilitas dan perlindungan sektor perdagangan. Distribusi barang pokok, pengendalian inflasi daerah, perlindungan konsumen.
Selain itu, penataan pasar tradisional harus menjadi perhatian serius. Pasar rakyat harus direvitalisasi tidak hanya secara fisik, tetapi juga manajemen dan sistemnya
| Yusuf Daniyal Resmi Pimpin PKB Kabupaten Pasuruan, Soliditas Partai Menguat |
|
|---|
| Jadi yang Pertama, Pemkab Pasuruan Beri Kantor dan Mobil Operasional untuk Satgas MBG |
|
|---|
| Masuk Program Prioritas, Pemkab Pasuruan Mulai Bangun Klinik Kesehatan Pondok Pesantren |
|
|---|
| Diduga Ada Rangkap Jabatan di PCNU Bangil, Gus Najib Kirim Laporan ke PBNU |
|
|---|
| Truk Seruduk 5 Kendaraan yang Antre di Simpang Tiga Pandaan Pasuruan, 6 Orang Terluka |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/Ketua-DPRD-Kabupaten-Pasuruan-saat-hadir.jpg)