Kamis, 14 Mei 2026

Berita Pasuruan

Serap Aspirasi Warga, Dinas SDABMBK Sempurnakan Perencanaan Pembangunan Infrastruktur Lebih Terarah

SDABMBK Pasuruan gelar Forum Konsultasi Publik untuk serap aspirasi warga terkait jalan, drainase, dan pembangunan infrastruktur.

Tayang:
Penulis: Galih Lintartika | Editor: Haorrahman
Tribun Jatim Timur/Galih Lintartika
SERAP ASPIRASI-Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Pasuruan menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menyempurnakan perencanaan pembangunan infrastruktur, Selasa (31/3/2026). 

Ringkasan Berita:
  • SDABMBK Kabupaten Pasuruan menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) untuk menyerap aspirasi masyarakat.
  • Warga menyampaikan berbagai usulan terkait kerusakan jalan, drainase, hingga pembangunan waduk atau embung.
  • Setiap usulan akan dipetakan berdasarkan skala prioritas dan kewenangan pemerintah.
  • Pembangunan infrastruktur diharapkan dilakukan secara terintegrasi agar hasilnya berkelanjutan.
  • Hasil forum akan ditindaklanjuti oleh perangkat daerah sesuai kewenangan masing-masing.

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Pasuruan - Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Pasuruan menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menyempurnakan perencanaan pembangunan infrastruktur, Selasa (31/3/2026).

Forum ini menjadi wadah bagi masyarakat menyampaikan langsung berbagai kebutuhan di lapangan, mulai dari kerusakan jalan, saluran air, hingga usulan pembangunan strategis lainnya.

Plt Kepala Dinas SDABMBK Kabupaten Pasuruan Sarinah Rostief mengatakan, masukan dari masyarakat menjadi bagian penting dalam menyusun perencanaan yang lebih tepat sasaran.

“FKP ini kami jadikan ruang untuk menyerap aspirasi. Dari situ kami bisa menyempurnakan perencanaan pembangunan agar benar-benar sesuai kebutuhan di lapangan,” ujarnya.

Baca juga: Muscab PKB Kota Pasuruan Tetapkan 6 Bakal Calon Ketua DPC Periode 2026–2031

Menurutnya, setiap usulan akan dikaji dan dipetakan berdasarkan skala prioritas serta kewenangan. Meski tidak semua persoalan menjadi kewenangan kabupaten, pihaknya tetap berupaya melakukan koordinasi lintas instansi.

“Kalau bukan kewenangan kami, tetap kami komunikasikan ke pihak terkait. Yang penting persoalan masyarakat tetap kita tindak lanjuti,” tegasnya.

Dalam forum tersebut, sejumlah usulan strategis mengemuka, seperti peninggian jembatan, perbaikan sistem drainase, hingga pembangunan waduk atau embung untuk pengendalian air.

Beberapa diantaranya telah diajukan ke pemerintah pusat untuk mendapat dukungan program.

Baca juga: Delapan Nama Kader Ditetapkan sebagai Calon Ketua DPC PKB Kabupaten Pasuruan

Sarinah menegaskan, pembangunan infrastruktur harus direncanakan secara menyeluruh dan tidak parsial.

Perbaikan jalan, misalnya, harus diikuti dengan pembenahan saluran dan konstruksi pendukung.

“Tidak bisa satu titik saja. Harus terintegrasi agar hasilnya maksimal dan berkelanjutan,” jelasnya.

Baca juga: Waketum DPP PKB Faisol Riza : Muscab Jadi Ujian Kerja Nyata Kader di Tengah Masyarakat Pasuruan

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Pasuruan Yudha Triwidya Sasongko menyebut FKP sebagai bagian dari mekanisme pelayanan publik yang menekankan dialog dua arah.

“Ini forum antara pemerintah dan masyarakat. Aspirasi yang masuk akan menjadi bahan penting dalam penyempurnaan perencanaan pembangunan,” ujarnya.

Ia menambahkan, seluruh hasil diskusi dalam FKP akan dituangkan dalam berita acara dan ditindaklanjuti oleh perangkat daerah sesuai kewenangan masing-masing.

“Kami berharap perencanaan pembangunan infrastruktur ke depan semakin terarah, efektif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata,” pungkasnya

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved