Berita Pasuruan
Gerakan Indonesia Asri, Polisi Pasuruan Tebar 6.000 Benih Ikan dan Bagikan Ratusan Bibit
Gerakan Indonesia Asri, Polisi Pasuruan Tebar 6.000 Benih Ikan dan Bagikan Ratusan Bibit
Penulis: Galih Lintartika | Editor: Rendy Nicko Ramandha
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, PASURUAN - Dukungan terhadap pelestarian lingkungan diwujudkan jajaran kepolisian di Kabupaten Pasuruan melalui aksi nyata di Sungai Welang.
Dalam rangka gerakan Indonesia asri, polisi menebar sekitar 6.000 benih ikan sekaligus membagikan ratusan bibit pohon kepada masyarakat di kawasan hulu.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Pasuruan Harto Agung Cahyono sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus memperkuat fungsi kawasan hulu sebagai penyangga lingkungan.
Aksi ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Kapolres bahkan menerima penghargaan dari Perum Perhutani, Dinas Kehutanan Jawa Timur CDK Lumajang.
Baca juga: Target 70 Desa Mandiri, Baru Terealisasi 47 Desa di Bondowoso, Ini Kendalanya
Selain itu, penghargaan itu juga diberikan Dinas PU SDA Jawa Timur UPT WS Welang Pekalen atas kepeduliannya dalam menjaga kelestarian alam.
Kapolres menegaskan, kegiatan tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk komitmen jangka panjang dalam merawat lingkungan.
“Ini bagian dari ikhtiar kita menjaga alam. Kalau hulu kuat, maka wilayah di bawahnya juga akan lebih terlindungi dari ancaman banjir, kekeringan, maupun kerusakan lingkungan,” ujarnya.
Menurutnya, gerakan pelestarian lingkungan harus dilakukan secara bersama-sama.
Keterlibatan masyarakat menjadi kunci agar upaya yang dilakukan bisa berkelanjutan dan memberi dampak nyata.
Ia juga memastikan, kegiatan serupa akan terus digalakkan di wilayah lain di Kabupaten Pasuruan.
“Kami ingin ini menjadi pemantik. Harapannya, semakin banyak pihak yang tergerak untuk ikut menjaga lingkungan,” tegasnya.
Peran Strategis
Sementara itu, perwakilan Dinas PU SDA Jawa Timur UPT WS Welang Pekalen Windari Wahyuningsih menilai Sungai Welang memiliki peran strategis sebagai salah satu aliran utama di Pasuruan.
Karena itu, upaya konservasi di kawasan hulu dinilai sangat penting untuk menjaga keseimbangan sistem hidrologi.
Hal senada disampaikan anggota Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan, Sugiarto. Ia menekankan pentingnya menjaga kawasan hulu sebagai “penyangga kehidupan” bagi wilayah hilir.
“Menanam pohon dan menjaga sungai adalah bagian dari menjaga masa depan. Tapi itu harus dibarengi dengan edukasi agar masyarakat ikut terlibat,” ujarnya.
(Galih Lintartika/TribunMataraman.com)
| Pemohon Praperadilan Bongkar Alasan Gugatan, Bukan Hambat Tapi Dukung Penegakan Prosedural |
|
|---|
| Rayakan Ultah Sembari Berbagi, 104 Anak Yatim Terima Santunan di Gempol Pasuruan |
|
|---|
| Dewan Apresiasi Kebijakan Inklusif Pemkab Pasuruan untuk Pengisian Jabatan Kepala Puskesmas |
|
|---|
| Mas Rusdi Tekankan Pengawasan dan Sinkronisasi untuk Akuntabilitas Dana Desa |
|
|---|
| Jawab Masalah Permodalan UMKM, Pemkab Pasuruan Gandeng PIP Berikan Solusi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/Pembagian-bibit-dan-penyebaran-benih-untuk-gerakan-indonesia-asri.jpg)