Kamis, 9 April 2026

Berita Probolinggo

Sopir Jip Bromo yang Diduga Peras Pelajar Sleman Minta Maaf dan Menyesal

Sopir jip Bromo yang diduga meminta uang rokok dari pelajar Sleman menyampaikan permintaan maaf dan mengaku menyesal.

Penulis: Ahsan Faradisi | Editor: Haorrahman
ist
DIDUGA MEMERAS - Jip yang dinaiki rombongan pelajar dari Kabupaten Sleman saat ke Gunung Bromo. Sopir berinisial D diduga melakukan pungutan liar Rp 10 ribu per siswa untuk uang rokok. 
Ringkasan Berita:
  • Sopir jip Bromo yang diduga memeras pelajar Sleman menyampaikan permintaan maaf.
  • Pelaku mengaku menyesal dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya.
  • Polisi bergerak cepat setelah video kejadian viral.

 

 TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Probolinggo – Sopir jip wisata di kawasan Gunung Bromo yang sempat viral karena diduga memeras rombongan pelajar dari SMPN 3 Gamping, Kabupaten Sleman, akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

Sopir tersebut diketahui bernama Moch Andi Fitriyanto. Ia mengakui kesalahannya karena telah memaksa meminta uang untuk rokok sebesar Rp 10 ribu per siswa dan menyatakan menyesali tindakannya.

Dalam video klarifikasinya, ia membuka pernyataan dengan salam dan memperkenalkan diri, serta mengungkapkan penyesalannya atas peristiwa yang terjadi pada 3 Desember 2025 di kawasan Bromo.

“Perkenalkan nama saya Muhammad Andi Febrianto. Di sini saya akan mengklarifikasi atas kesalahpahaman yang telah terjadi kemarin tanggal 3 Desember 2025 di Bromo,” kata Moch Andi, Kamis (4/12/2025).

Baca juga: Viral Dugaan Pemerasan Sopir Jip Bromo terhadap Rombongan Pelajar dari Sleman

Ia juga meminta maaf kepada peserta wisata, pihak tour travel, serta grup Fasgan yang telah memberinya pekerjaan.

“Saya secara pribadi ingin meminta maaf kepada peserta, pihak Tour Travel, beserta grup Fasgan yang telah memberikan saya pekerjaan. Saya menyesal dan tidak akan mengulangi perbuatan tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Sukapura AKP Ardhi Bita Kumala menyampaikan bahwa jajarannya bergerak cepat setelah menerima laporan terkait video viral tersebut. Polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga mengetahui identitas sopir dan pemilik jip.

“Setelah adanya pesan viral, kami langsung melakukan penyelidikan. Sopir dan pemilik jip diketahui merupakan warga Desa Lambang Kuning, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo. Sopir mengaku bersalah dan telah membuat video klarifikasi. Korban sendiri sudah kembali ke Sleman,” kata AKP Ardhi.

Baca juga: Tanggap Darurat Bencana Erupsi Semeru Berakhir, Bupati Lumajang Puji Peran Besar Relawan

Ia berharap kejadian serupa tidak kembali terulang di kawasan wisata Gunung Bromo. Pihak kepolisian pun mengimbau kepada seluruh pelaku jasa wisata untuk lebih mengedepankan pelayanan ramah dan profesional kepada wisatawan.

“Gunung Bromo adalah destinasi wisata internasional yang dikenal karena keramahtamahan warga Tengger. Beri pelayanan yang baik agar wisata Bromo terus berkembang dan menjadi idola wisatawan, sehingga membawa rezeki bagi semua pelaku usaha,” ujarnya.

AKP Ardhi menegaskan pentingnya menjaga citra positif kawasan wisata tersebut.

“Kami tidak ingin kejadian seperti ini kembali terjadi. Mari bersama-sama jaga nama baik wisata Gunung Bromo,” pungkasnya. 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved