Jembatan Kaca Gunung Bromo Ditargetkan Dibuka Saat Libur Sekolah
Jembatan Kaca Gunung Bromo ditargetkan bisa dibuka saat masa libur sekolah
Penulis: Ahsan Faradisi | Editor: Haorrahman
Ringkasan Berita:
- Jembatan Kaca Bromo ditargetkan mulai beroperasi pada libur sekolah akhir Juni 2026.
- BBTNBTS resmi menyerahkan pengelolaan aset kepada CV Sinergi Permata Semesta selama lima tahun.
- Pengelola akan melakukan inspeksi dan perawatan sebelum pembukaan.
- Operasional jembatan mengikuti SOP keselamatan dari BGTS.
- Pengelolaan diarahkan untuk mendukung konservasi dan pemberdayaan ekonomi warga sekitar.
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Probolinggo - Wisatawan dan masyarakat bisa segera menikmati pengalaman melintasi Jembatan Kaca di kawasan Gunung Bromo. Destinasi tersebut ditargetkan mulai beroperasi bertepatan dengan musim libur sekolah pada akhir Juni 2026.
Ini menyusul penandatanganan nota kesepahaman (MoU) serta serah terima sewa aset Barang Milik Negara (BMN) antara Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS) dan CV Sinergi Permata Semesta, bagian dari The Lawu Group, sebagai pihak pengelola.
Penandatanganan dilakukan di Aula Kantor Balai Besar TNBTS dan menjadi dasar dimulainya pengelolaan fasilitas wisata tersebut.
Kepala BB TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, menjelaskan perjanjian sewa aset berlaku selama lima tahun, mulai 11 Juni 2026 hingga 10 Juni 2031.
“Seluruh aset yang disewakan akan dimanfaatkan untuk aktivitas wisata alam sebagai komitmen Balai Besar TNBTS dalam meningkatkan layanan kepada pengunjung,” kata Tjahja, Jumat (12/6/2026).
Baca juga: Terminal Seruni Point Terhubung dengan Jembatan Kaca Diserahkan ke Pemkab Probolinggo
Kerjasama Pengelolaan
Menurut Tjahja, aset yang masuk dalam kerja sama meliputi area tanah untuk kawasan jembatan kaca seluas 2.429 meter persegi, bangunan shuttle area beserta sarana pendukung seluas 791 meter persegi, serta jembatan pejalan kaki dengan struktur lantai kaca seluas 360 meter persegi yang berada di ruas jalan kolektor kabupaten.
Ia menambahkan, pemanfaatan aset tersebut merupakan tindak lanjut dari proses pengelolaan setelah fasilitas Jembatan Kaca resmi diserahterimakan dari Kementerian Pekerjaan Umum kepada Kementerian Kehutanan pada Oktober 2025.
“Kolaborasi ini diharapkan mampu mengoptimalkan pengelolaan kawasan, meningkatkan kualitas pelayanan wisata, serta memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat sekitar tanpa mengesampingkan prinsip-prinsip konservasi,” ujarnya.
Baca juga: 3 Fakta Insiden Viral Jembatan Kaca Pecah di Banyumas, Pecahan Kaca Diambil Hingga Keamanan Disorot
Direktur Utama CV Sinergi Permata Semesta, Achmad Ridho, mengatakan pihaknya segera menjalankan tahap inspeksi dan perawatan sebelum operasional dimulai.
“Dalam waktu dekat sebelum dan menjelang musim libur sekolah akhir bulan ini. Kami berkomitmen untuk segera mengoperasionalkan Jembatan Kaca Bromo,” tutur Ridho.
Ridho mengatakan operasional wisata akan mengacu pada standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan Balai Geoteknik, Terowongan, dan Struktur (BGTS) guna memastikan aspek keamanan dan keselamatan pengunjung.
“Dalam operasional jembatan kaca ini, kami tetap akan mengikuti segala SOP yang sudah ada. Meskipun pada dasarnya kami telah berpengalaman dalam operasional jembatan kaca di Kemuning Sky Hill Jawa Tengah,” jelasnya.
Selain menyiapkan operasional wisata, pengelola juga menyatakan komitmen untuk menjaga keseimbangan antara pengembangan destinasi dan pelestarian kawasan konservasi.
Ridho menyebut keterlibatan masyarakat lokal menjadi salah satu fokus utama, termasuk pemberdayaan Sumber Daya Manusia dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, Dan Menengah (UMKM) di sekitar kawasan Bromo.
“Kami tetap akan menjaga kelestarian alam dan memprioritaskan SDM dan UMKM warga setempat demi kemajuan wisata dan kesejahteraan ekonomi bersama,” tandasnya.
| Kapal Pengangkut Bantuan Pangan Probolinggo Karam di Gili Ketapang, 8 Ton Beras Tercecer ke Laut |
|
|---|
| Dua Pelajar SD di Probolinggo Tenggelam di Kawasan Wisata Ranu Betok |
|
|---|
| Mobil Terbakar di SPBU Probolinggo, Ditemukan 8 Dirigen Berisi Pertalite |
|
|---|
| Lukai Kepala dan Tangan Sendiri, Perawat RS Probolinggo Mengaku Dibegal Ternyata Hanya Rekayasa |
|
|---|
| Usai Yadnya Kasada, 200 Personel Gabungan Bersihkan 2 Ton Sampah di Gunung Bromo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/Khofifah-tengah-mencoba-melintasi-jembatan-kaca-Rabu-1522023.jpg)