Jumat, 8 Mei 2026

Berita Jember

Kasihan, Ditolak Warga Pria yang Dituduh Dukun Santet di Jember Tinggal di Kantor Desa

Abdul Bahri pria yang dituduh sebagai dukun santet kini terpaksa tinggal di Kantor Desa/Kecamatan Kalisat Jember, Selasa (6/6/2023).

Tayang:
Penulis: Imam Nawawi | Editor: Haorrahman
TribunJatim-Timur.com/Imam Nawawi
Polisi membawa Abdul Bahri, Warga Desa/Kecamatan Kalisat yang dituduh sebagian Dukun Santet. 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Jember - Abdul Bahri pria yang dituduh sebagai dukun santet kini terpaksa tinggal di Kantor Desa/Kecamatan Kalisat Jember, Selasa (6/6/2023).

Pria yang dituduh punya ilmu hitam oleh warga ini sudah dirawat oleh Pemerintah Desa Kalisat selama enam hari terhitung sejak tanggal 31 Mei 2023.

Sebelumnya sejak tanggal 2 Mei 2023 hingga 30 Mei 2023, dia tinggal Mapolsek Kalisat setelah diusir oleh warga Dusun Utara I Desa Kalisat.

Kapolsek Kalisat AKP Istono memaparkan Bahari dipindahkan di Kantor desa ini, karena tempatnya lebih bagus dan layak.

"Termasuk keperluan makan dan lain-lain itu, desa yang menanggung, sehingga saya rasa hal ini tidak masalah, sambil menunggu kebesaran hati warga agar bisa menerima kembali," ujarnya.

Menurutnya, polisi bersama pemerintah desa sudah melakukan upaya, dengan memberikan pemahaman kepada warga, agar bisa menggunakan akal sehat dalam menelaah isu dukun santet terhadap tertuduh.

Baca juga: Lirik Lagu If We Ever Broke Up - Mae Stephens dan Terjemahan, Viral di TikTok: If We Ever Broke Up

"Babinsa dan Babinkamtibmas setiap hari memberikan edukasi dan pemahaman kepada warga. Ada sebagian warga sebenarnya tidak mempermasalahkan, ada sebagian masih bersikeras menolak keberadaan Bahri," tutur Istono.

Melihat psikologi sosial yang berkembang di masyarakat. Kata dia sementara waktu ditampung dulu di Pemdes Kalisat.

"Dia kami tampung dulu di balai desa. Sambil menunggu satu dua hari, siapa tahu warga berbesar hati menerima keberadaan tertuduh lagi," urai Istono.

Di sisi lain dengan di tempatkan di balai desa, Istono memaparkan untuk menjaga keamanan dari amukan warga yang menolak.

"Untuk menghindari adanya provokasi warga main hakim sendiri," katanya.

Baca juga: Kelanjutan Jalur Lingkar Selatan di Jember Terkendala 40 Hektar Lahan Milik PTPN dan Perhutani

Kondisi kesehatan secara fisik, kata Istono, sehat hanya terkadang mentalnya agak menurun.

"Hanya sedikit sedih saja mengapa nasibnya seperti itu. Padahal dia tidak memiliki ilmu seperti yang dituduhkan," ucapnya.

Saat menjenguk Bahri terkadang mencurahkan isi hatinya. Karena nasibnya sangat apes, harus dipisahkan dengan istrinya gara-gara fitnah.

"Kenapa dia dijauhkan dari Istrinya diusir dari kampung halamannya sendiri," ucapnya.

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

(Imam Nawawi/TribunJatimTimur.com)

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved