Berita Jember
Anak Penjahit Kuliah Gratis di Universitas Jember Hingga Lulus, Raih IPK Tertinggi
Anak penjahit asal Jateng jadi peraih IPK tertinggi untuk jenjang sarjana dalam wisuda yang digelar Universitas Jember hari ini
Penulis: Imam Nawawi | Editor: Sri Wahyunik
"Saya menjalani setiap tahapan perkuliahan dengan enjoy. Bahkan saya mungkin sudah mempraktikkan ilmu yang didapat di bangku kuliah tanpa harus menunggu diwisuda," paparnya.
Karena semenjak kuliah, Dhea mengaku juga mengajar di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Lintas Menuju Cerdas di Glenmore Kabupaten Banyuwangi. Sehingga setip materi yang diajarkan dosen langsung dipraktikkan.
“Semenjak kuliah saya menjadi pengajar di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat atau PKBM Lintas Menuju Cerdas di Glenmore Banyuwangi, bahkan berlanjut hingga kini," katanya.
Di samping itu, Dhea bilang juga memanfaatkan keterampilan dengan membuka jasa desain grafis. Supaya bisa dapat tambahan uang saku selama hidup di Bumi Pandalungan.
Baca juga: Terungkap Sosok Wanita Pemandu Wisata Viral Mirip Pevita Pearce, Dikenal Jago Akting dan Nyanyi
"Juga mencari penghasilan tambahan dengan menjadi desainer grafis dan konten kreator untuk menambah uang saku,” ungkapnya.
Sebagai peraih IPK tertinggi di Universitas Jember, Dhea berpesan kepada semua pelajar dari kalangan tidak mampu, untuk tetap semangat. Karena uang bukan penghalang utama bagi seseorang bisa belajar di perguruan tinggi.
"Sebab jika ada niat dan usaha maka akan ada jalan. Jangan putus asa, terus berjuang sehingga mampu menggapai cita-cita,” jlentrehnya.
Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur
(Imam Nawawi/TribunJatimTimur.com)
Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi
wisudawan
wisudawan terbaik
Universitas Jember
Kartu Indonesia Pintar-Kuliah
beasiswa
Anak penjahit
TribunJatimTimur.com
| Pemkab Jember Mulai Desain Kawasan Street Food di Jalan Kartini |
|
|---|
| Fatmawati Resmi Jadi Wakil Ketua DPRD Jember, Perempuan Kedua dalam Sejarah Pimpinan Dewan |
|
|---|
| Dalam Tiga Bulan, 10 Ibu Meninggal Saat Melahirkan di Jember |
|
|---|
| Tradisi Kupatan Jember, 36 Pegon Diarak 6 Km ke Pantai Watu Ulo |
|
|---|
| Suwar Suwir Jadi Oleh-oleh Favorit Lebaran di Jember, Omzet Penjual Rp 6 Juta Sehari |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/Dhea-Arviana-Unej.jpg)