Sabtu, 9 Mei 2026

Pemilu 2024

KPU Jatim Mulai Rekapitulasi Suara Tingkat Provinsi

Provinsi Jawa Timur memiliki daerah administratif terbanyak di Indonesia yakni 38 kabupaten/kota.

Tayang:
Editor: Haorrahman
TribunJatimTimur.com/Yusron Naufal
Suasana rekapitulasi suara tingkat provinsi yang digelar oleh KPU Jatim di Hotel Shangri-La Surabaya, Minggu (3/2/2024). 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, SURABAYA -  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim resmi memulai rekapitulasi suara tingkat provinsi di Hotel Shangri-La Surabaya, Minggu (3/2/2024). Sesuai agenda, rekapitulasi ini bakal berlangsung hingga 8 Maret mendatang. 

Ketua KPU Jatim, Aang Kunaifi menyampaikan Provinsi Jawa Timur memiliki daerah administratif terbanyak di Indonesia yakni 38 kabupaten/kota. Jumlah ini menjadi daerah besar dibanding dengan 37 provinsi lainnya di tanah air. 

“Mulai hari ini, kami lakukan rekapitulasi tingkat provinsi dan akan selesai pada 8 Maret," kata Aang. 

Baca juga: Rekap Kabar Transfer Chelsea: Levi Colwill Dipertahankan, Bek Kiri Liga Belgia Masuk Radar The Blues

Berdasarkan agenda, setiap hari tak kurang dari 6 kabupaten/kota yang akan dilakukan rekapitulasi suara. Untuk hari pertama ini proses rekap dilakukan untuk Tuban, Kota Blitar, Kabupaten Blitar, Bojonegoro, Tulungagung dan Kabupaten Kediri.

Aang menjelaskan hingga saat ini sudah ada 24 KPU Kabupaten/Kota yang menyerahkan D.Hasil ke KPU Provinsi. Sedangkan daerah lain saat ini masih melangsungkan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi tingkat kabupaten/kota. 

Baca juga: Liga Italia Serie A 2023 Inter Milan Vs Genoa: Prediksi, Head to Head, Link Live Streaming

"Kami terus dorong agar daerah yang belum untuk segera merampungkan, agar tidak melebihi tahapan yang telah ditetapkan," kata Aang. 

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jatim bakal terus memelototi proses rekapitulasi tingkat provinsi ini. Apalagi ini merupakan salah satu tahapan krusial dalam proses pemilu. 

"Seluruhnya kami awasi. Baik itu terkait kemungkinan adanya kejadian khusus pada saat rekapitulasi dan sebagainya," kata Komisioner Bawaslu Jatim Dwi Endah Prasetyowati saat ditemui terpisah. 

Baca juga: Sosok Do Hung Dung, Gelandang Vietnam Jadi Opsi Persija, Bisa Penuhi 2 Faktor Macan Kemayoran

Menurut Endah, monitoring ketat ini dilakukan sebagai bentuk komitmen agar suara peserta Pemilu terjaga dengan baik. 

"Kami akan mengamati data hasil perolehan seluruh peserta Pemilu," kata Endah yang membidangi Hubungan Masyarakat, data dan informasi Bawaslu Jatim.

(Yusron Naufal/TribunJatimTimur.com) 

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved