Sabtu, 11 April 2026

Pilpres 2024

Sekjen PBNU Minta PKB Akui Hasil Pilpres

Gus Ipul memintasudah saatnya PKB segera mengambil sikap untuk kembali ke pangkuan ke Nahdlatul Ulama (NU).

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Haorrahman
TribunJatim-Timur.com/galih lintartika
Sekjen PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, PASURUAN - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBNU, Saifullah Yusuf, mengajak Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengakui hasil Piplres.

"Sebagaimana PBNU, seharusnya PKB segera mengambil langkah - langkah untuk mengakui hasil Pilpres, dan menghormati aspirasi masyarakat seperti yang sudah dilakukan PBNU," kata pria yang akrab disapa Gus Ipul itu, Minggu (31/3/2024) dinihari.

Gus Ipul meminta kaitan Pilpres kali ini, sudah saatnya PKB segera mengambil sikap untuk kembali ke pangkuan ke Nahdlatul Ulama (NU), dan membuat jalan yang sesuai dengan aspirasi warga NU.

Menurutnya aspirasi warga NU dalam Pilpres tahun 2024 kali ini, bisa dilihat lewat perolehan suara - suara yang ada di TPS itu.

Baca juga: Pasangan Kumpul Kebo Kena Razia di Hotel Kawasan Kampus, Mayoritas Mahasiswa

Artinya, sudah jelas aspirasi warga NU dalam Pilpres kali ini yakni menghendaki pasangan nomor urut 02 yakni Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka untuk memimpin Indonesia untuk periode 2024 - 2029.

Ia menyebut, PKB harus meminta nasehat Rais Aam, Ketua Umum PBNU, dalam mengambil langkah politik, karena sering disampaikan juga di pelbagai kesempatan bahwa PKB itu didirikan oleh PBNU.

"Jadi segera kembali ke pangkuan NU. Dan itu harus dilakukan. Saya kira, PKB tidak perlu malu - malu untuk kembali ke pangkuan NU, karena PKB itu memang lahir dari rahim PBNU," tambahnya.

Gus Ipul mengingatkan PKB untuk tidak terlalu banyak manuver. Sadarlah bahwa PKB didirikan NU, dan untuk itu harus disadari bahwa PKB bukan milik perorangan, bukan milik kelompok, tapi ini adalah milik NU.

"Karena terus terang aja, saya baru kali ini merasakan PKB mengambil langkah dalam Pilpres pasca reformasi ini tanpa melibatkan PBNU, khususnya Rais Aam, dan Ketua Umum PBNU," terangnya.

Baca juga: Liga Italia Serie A 2023 Inter Milan Vs Empoli: Prediksi, Head to Head, Link Live Stream Bein Sports

Padahal, kata Gus Ipul, biasanya setiap pilpres, PKB selalu konsultasi baik secara informal ataupun formal. Namun, tidak untuk kali ini, karena PKB sama sekali tidak dilibatkan dan dilakukan.

"Hasilnya, meskipun PKB mengklaim suaranya naik, tapi mari periksa di TPS. Kenaikan suaranya dimana, berkurang dimana. Perlu dilihat juga, basis pendukung PKB kemarin Pilpres ini lebih banyak mendukung siapa," tutupnya.

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

Ikuti saluran di Whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur

(Galih Lintartika/TribunJatimTimur.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved