Lahar Dingin Semeru
Cuaca Ekstrem di Lereng Semeru Akibatkan Banjir Lahar Dingin, Warga Mengungsi
Pos Pantau Gunungapi Semeru mencatat getaran banjir teramati hingga 40 milimeter. Akibatnya, aliran lahar mengguyur deras ke sejumlah wilayah.
Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Haorrahman
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Lumajang - Situasi cuaca ekstrim melanda Lumajang. Lereng Gunung Semeru diguyur hujan terus menerus hingga malam, Kamis (18/4/2024). Akibatnya, aliran lahar mengguyur deras ke sejumlah wilayah sehingga mengakibatkan banjir.
Pos Pantau Gunungapi Semeru mencatat getaran banjir teramati hingga 40 milimeter. Getaran tersebut merupakan salah satu yang tertinggi sejak beberapa waktu terakhir.
Tim SAR Area Candipuro Lumajang, Budi Hartono, mengatakan banjir bahkan memasuki rumah warga seperti halnya dilaporkan terjadi di Kamar Kajang Lumajang.
Tim SAR pun melakukan evakuasi dan warga yang tinggal di sekitar aliran Sungai Besuk Kobokan mengungsi.
"Warga sudah menuju ke tempat yang lebih aman. Pantauan ada ratusan warga yang telah dievakuasi," bebernya.
Baca juga: Balas Sindiran Sekjen PBNU Soal Regenerasi PKB, DPW Jatim: Makin Julid Makin Solid
Otoritas terkait melaporkan wilayah tedampak banjir merupakan daerah yang dilewati aliran sungai. Diantaranya, Dusun Sumberkajar, Dusun Sumberlangsep, Dusun Sumberwuluh, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Lumajang.
Mitigasi bencana dimulai saat peringatan dini banjir diserukan. Warga kemudian berbondong-bondong menuju tempat yang lebih aman. Mereka mengungusi di beberapa tempat. Salah satunya ditempatkan di Balai Desa Djarit. Sejumlah warga juga memilih mengungsi ke rumah saudaranya yang lebih aman.
Baca juga: MK Segera Umumkan Putusan Sengketa Pilpres, Khofifah: Insya Allah Pak Prabowo Menang
Sementara dilaporkan akses di Jalur Piket Nol juga terdampak tanah longsor akibat guyuran hujan. Fasilitas umum seperti jembatan di Gondoruso, Lumajang disebutkan mengalami kerusakan akibat banjir.
Hingga saat ini, BPBD Kabupaten Lumajang masih melakuka assessment terhadap dampak banjir yang telah terjadi.
Foto ist: Situasi cuaca ekstrim melanda Lumajang. Lereng Gunung Semeru diguyur hujan terus menerus hingga malam, Kamis (18/4/2024).Akibatnya, aliran lahar mengguyur deras ke sejumlah wilayah sehingga mengakibatkan banjir.
Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur
Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur
(Erwin Wicaksono/TribunJatimTimur.com)
| Nahas Pasutri di Lumajang Tewas Tertimbun Material Banjir Lahar Dingin Semeru Sepulang Silaturahmi |
|
|---|
| Aksi Nekat Warga Lewati Jembatan Kali Regoyo Lumajang yang Putus Akibat Banjir Lahar Dingin Semeru |
|
|---|
| Kementerian PUPR Evaluasi Kekuatan Konstruksi Jembatan yang Rusak Akibat Lahar Dingin Semeru |
|
|---|
| Jembatan Penghubung Malang-Lumajang Putus, Pengendara Diimbau Cari Jalan Alternatif |
|
|---|
| Jembatan Gantung Kali Regoyo Lumajang Putus, Ratusan KK Terisolasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/Lereng-Gunung-Semeru-diguyur-hujan-terus-menerus-hingga-malam-Kamis-1842024.jpg)