Pilgub Jatim
Bimtek Disisipi Kampanye Khofifah, Dinkop Jatim Mohon Maaf dan Hentikan Program untuk Sementara
Terkait narasumber yang menyisipi materi dengan pernyataan berbau kampanye hal itu terjadi diluar kendali Dinkop Jatim.
Di tahun politik semacam ini, Yuyun menegaskan bahwa memang pelaksanaan program harus dilakukan secara hati-hati. Dan di sisi lain, memang pemerintah juga butuh program berjalan dan ada serapan anggaran. Sehingga setiap program harus benar-benar dilakukan pengawalan pelaksanannya.
“Jadi mungkin itu tidak salah juga ya. Jadi gini maksud saya Dinas Koperasi itu di dalam melakukan programnya itu sudah on the track. Karena pastikan harus ada serapan segala macam, narasumbernya juga kan ada, nah tapi yang terjadi ternyata kan ada pesertanya itu memanfaatkan,” kata Yuyun.
“Maka dari itu saya rasa Kepala Dinas Koperasi Jatim sebagai pemrakarsa kegiatan mungkin bisa minta maaf. Dan melakukan upaya klarifikasi,” imbuhnya.
Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur
Ikuti saluran di Whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur
(Fatimatuz Zahro/TribunJatimTimur.com)
Wamendagri Bima Arya Sebut Emil Dardak dan Eri Cahyadi Berpeluang Maju Pilgub Jatim 2029 |
![]() |
---|
Ajukan Gugatan ke MK, Kubu Risma-Gus Hans Minta Pemilihan Ulang di 36 Daerah |
![]() |
---|
Hasil Pilgub Jatim 2024, Saksi Paslon Risma-Gus Hans Tolak Tandatangan Pasca Rekapitulasi |
![]() |
---|
Kepala Badan Pemenangan PDIP Jatim : Pilihan Anda Menentukan Masa Depan Jawa Timur yang Lebih Baik |
![]() |
---|
Risma Tak Pantau Hasil Quick Count Pilgub Jatim 2024, Ini yang Dilakukannya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.