Berita Viral

Viral Sosok Dokter Diani Kirimi Surat Protes ke RS Medistra, Imbas Larangan Penggunaan Hijab

Sosok Dokter Diani viral di media sosial usai kirim surat protes ke RS Medistra, imbas dugaan larangan pemakaian hijab.

Editor: Luky Setiyawan
Laman FK UI/Istimewa
Sosok Dokter Diani viral di media sosial usai kirim surat protes ke RS Medistra, imbas dugaan larangan pemakaian hijab. 

Top 5 Papers by Citations (SINTA Version)

  1. Assessment of pathological response to neoadjuvant chemotherapy in locally advanced breast cancer using the Miller-Payne system and TUNEL | vol 38| issue: 1 : 2016 | Journal
  2. Effect of melatonin supplementation in combination with neoadjuvant chemotherapy to miR-210 and CD44 expression and clinical response improvement in locally advanced oral squamous cell carcinoma: a randomized controlled trial. Vol: | Issue: 32 | 2020 | Journal
  3. Craniofacial Brown tumor in patients with secondary hyperparathyroidism to chronic renal failure: report of two cases in cipto mangunkusumo hospital. Vol: | Issue: | 2018 | Journal
  4. Sistrunk procedure on malignant thyroglossal duct cyst vol: |Issue: | 2020 | Jounal
  5. Accuracy of Triple Diagnostic Test in Patients with Thyroid Nodule at Dr. Cipto Mangunkusumo General Hospital Vol: |Issue: | 2017 | Jounal

Surat Protes Dokter Diani

Selamat Siang Para Direksi yang terhormat. Saya Ingin menanyakan terkait persyaratan berpakaian di RS Medistra

Beberapa waktu lalu, asisten saya dan juga kemarin kerabat saya mendaftar sebagai dokter umum di RS Medistra.

Kebetulan keduanya menggunakan hijab. Ada pertanyaan terakhir di sesi wawancara, menanyakan terkait performance dan RS Medistra merupakan RS internasional, sehingga timbul pertanyaan Apakah bersedia membuka hijab jika diterima.

Saya sangat menyayangkan jika di zaman sekarang masih ada pertanyaan rasis. 

Dikatakan RS Medistra berstandar internasional tetapi mengapa masih rasis seperti itu?

Salah satu RS di Jakarta selatan, jauh lebih ramai dari RS Medistra, memperbolehkan semua pegawai baik perawat, dokter umum, spesialis, dan subspesialias menggunakan hijab.

Jika RS Medistra memang RS untuk golongan tertentu, sebaiknya jelas dituliskan saja kalau RS Medistra untuk golongan tertentu sehingga jelas siapa yang bekerja dan datang sebagai pasien. 

Sangat disayangkan sekali dalam wawancara timbul pertanyaan yang menurut pendapat saya ada rasis. 

Apakah ada standar ganda cara berpakaian untuk perawat, dokter umum, dokter spesialis, dan sub spesialis di RS Medistra

Terimakasih Atas perhatiannya.

Klarifikasi RS Medistra

Direktur RS Medistra Dr. Agung Budisatria, MM, FISQua mengklaim pihaknya terbuka bagi siapa saja yang ingin bekerja di RS Medistra tanpa diskriminasi apapun termasuk bagi pelamar yang mengenakan hijab.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat isu diskriminasi yang dialami oleh salah seorang kandidat tenaga kesehatan dalam proses rekrutmen,” kata dia dalam keterangan resmi yang diterima Tribunnews.com, Senin (2/9/2024).

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved