Jumat, 22 Mei 2026

Kesehatan

10 Hari Usai Menstruasi Waktu Ideal Periksa Payudara untuk Cegah Kanker

Salah satu metode pecegahan kanker payudara dapat dilakukan dengan melakukan pemeriksaan payudara sendiri

Tayang:
Editor: Sri Wahyunik
TribunJatim.com/Nurika Anisa
dr. Amira Cholid Bawazeer yang menjelaskan tentang pentingnya pemeriksaan dini kanker payudara 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, SURABAYA - Salah satu metode pecegahan kanker payudara dapat dilakukan dengan melakukan pemeriksaan payudara sendiri, atau yang akrab dengan istilah SADARI.

Untuk melakukan pencegahan tersebut ada waktu-waktu pemeriksaan yang dapat dilakukan.

Menurut dr. Amira Cholid Bawazeer, Founder Medicelle Clinic, pemeriksaan payudara sendiri atau SADARI, bagi perempuan usia muda bisa dilakukan pada 10 hari setelah menstruasi.

“Dilakukan tiap bulan, 10 hari setelah menstruasi. Jadi, saat payudara sedang tidak kencang, diperiksa sendiri,” ujarnya, Kamis (21/11/2024).

Bagi perempuan yang memiliki riwayat keluarga dengan kanker payudara atau berusia 35 tahun ke atas perlu dilakukan pemeriksaan mamografi.

Namun, jika tidak memiliki riwayat keluarga dengan kanker payudara, atau mempunyai faktor risiko yang besar dari keluarga, pemeriksaan mamografi dilakukan pada usia 40 tahun ke atas.

Alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga ini menyebut, tanda-tanda kanker payudara dapat dikenali sendiri.

Tanda-tanda yang paling umum adalah adanya benjolan di area payudara.

“Ketika dipegang, terasa keras dan tidak bergerak. Terus biasanya juga ada cairan yang keluar dari puting di luar waktunya (menyusui),” sebutnya.

Baca juga: DPRD Pasuruan Minta Pemkab Evaluasi APBD 2025, 43 Persen Untuk Belanja Pegawai Dinilai Ugal - Ugalan

Selain itu, perubahan bentuk puting seperti tertarik ke dalam atau bentuk lesung di area payudara.

Tanda lain yang terkadang muncul adalah bagian puting akan memiliki tekstur seperti kulit jeruk yang memiliki pori-pori.

“Tarikan tumor dari dalam, menyebabkan munculnya "lesung" di area payudara. Tapi, bentuk yang terakhir itu tidak semua orang mengalaminya. Kalau sudah memiliki faktor risiko, saat benjolan muncul segera periksakan ke dokter,” pungkasnya.

 

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur

(TribunJatimTimur.com)

 

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved