Sabtu, 2 Mei 2026

Penyakit Mulut dan Kuku

BPBD Bondowoso Distribusikan Bantuan Penanggulangan Virus PMK

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso mendistribusikan bantuan dari BPBD Jatim untuk pemberantasan PMK

Tayang:
Penulis: Sinca Ari Pangistu | Editor: Sri Wahyunik
TribunJatimTimur.com/Sinca Ari Pangistu
BPBD Bondowoso saat menyerahkan bantuan desinfektan untuk menanggulangi PMK 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, BONDOWOSO -  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso mendistribusikan bantuan dari BPBD Jatim untuk pemberantasan penularan virus penyakit mulut dan kuku (PMK). Bantuan itu berupa desinfektan, sarung tangan, alat pelindung diri (APD), juga hand sanitizer.

Ada 11 desa yang mendapatkan bantuan ini, yakni Desa Bandelan dan Desa Binakal, Kecamatan Binakal; Desa Ambulu dan Desa Jambewungu Kecamatan Wringin; Desa Sumbersari, Kecamatan Maesan; Desa Walidono, Kecamatan Prajekan.

Kemudian, Desa Koncer Kidul, Kecamatan Tenggarang; Desa Wonoboyo, Kecamatan Klabang; Desa Purnama, Kecamatan Tegalampel; Desa Patemon Kecamatan Tlogosari; serta Desa Klekean Kecamatan Botolinggo.

"Kalau kurang, nanti bisa minta lagi ke BPBD Provinsi. Masih banyak stok di Gudang BPBD Provinsi," ujar Kepala Bidang Logistik, Rehabilitasi, dan Rekrontuksi, BPBD, Tugas Riski Bahana, dikonfirmasi Sabtu (18/1/2025).

Ia memastikan desinfektan yang diberikan ini juga aman disemprotkan pada hewan ternak. Namun dengan takaran 3-4 tutup botolnya per satu liter air campurannya.

Menurutnya, pendistribusian logistik penyemprotan desinfektan untuk PMK ini diutamakan ke wilayah dengan kasus-kasus PMK yang banyak.

Selama ini, pihaknya sendiri terus berkoordinasi dengan Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) untuk melakukan penyemprotan desinfektan, sebagai upaya menanggulangi penyebaran virus PMK.

Baca juga: Penjenguk Narapidana Lapas Banyuwangi Selundupkan Ponsel Dalam Roti, Berhasil Digagalkan 

Sub Koordinator Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet), Disnakkan Bondowoso drh. Edi Purnomo, menjelaskan desinfektan yang mengandung benzalkonium chloride (BKC) aman disemprotkan pada hewan. Bahkan, BKC ini aman diminumkan pada hewan untuk membersihkan saluran pencernaan.

"Bukan jenis desinfektan yang golongannya mengandung Lisol atau karbol yang memang tidak boleh kena mata dan lainnya," jelasnya.

Karena itulah, di setiap kegiatan penyemprotan desinfektan bersama BPBD, pihaknya menggunakan BKC. Namun, jika selama ini ditemukan ada beberapa kejadian setelah disemprot desinfektan terjadi kematian pada hewan ternak, biasanya ini  karena sapal atau handspray yang dipakai bekas insektisida.

"Kurang dicuci dengan bersih," pungkasnya.

Hingga saat ini kasus PMK di Kabupaten Bondowoso mencapai 199, dengan tiga kasus kematian. Sementara itu, data dari Disnakkan hingga akhir 2024, total populasi sapi di Kabupaten Bondowoso yakni 175.368 ekor. Dari jumlah itu yang telah tervaksin PMK yakni 90.149 ekor atau 62,18 persen.

 

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur

(TribunJatimTimur.com)

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved