Kamis, 16 April 2026

Longsor di Ponorogo

Batu Besar Menggelinding Hantam dan Hancurkan Rumah Warga di Ponorogo

Batu besar dengan diameter sekitar 4 meter menggelinding hingga hantam dan hancurkan rumah warga di Ponorogo.

Editor: Haorrahman
TribunJatimTimur.com/Pramitha Kusumaningrum
BATU BESAR - Sebuah batu raksasa dengan diameter sekitar 4 meter terjun bebas karena longsor ke rumah milik Narto di Desa Ngilo Ilo, Kecamatan Slahung, Ponorogo, Jawa Timur, Minggu (23/2/2025). Warga menunggu bantuan dari BPBDP untuk melakukan evakuasi batu besar ini 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, PONOROGO - Batu besar dengan diameter sekitar 4 meter menggelinding hingga hantam dan hancurkan rumah warga di Ponorogo, Sabtu (23/2/2025). 

Batu besar tersebut menggelinding akibat tanah longsor di Desa Ngilo Ilo, Kecamatan Slahung, Ponorogo, dan menghantam rumah milik Narto (50).

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Pemilik rumah, Narto bisa melarikan diri sebelum batu berukuran besar itu menimpa rumahnya.

Baca juga: LINK Live Stream Inter Milan Vs Genoa di Liga Italia Serie A 2024, Mulai Pukul 02.45 WIB

“Waktu batu jatuh suaranya menggelegar kayak petir begitu,” ungkap Narto, di lokasi, Minggu (23/2/2025).

Dia mengaku beruntung bisa selamat dari peristiwa ini. Dia menjelaskan hujan deras mengguyur pada Sabtu mulai pukul 15.00 dan semakin deras 16.00, dan mulai mereda pukul 16.30. Saat itu, Narto duduk di teras seorang diri. 

“Tiba-tiba ada suara menggelegar seperti petir. Kemudian batu yang ada di atas tebing terjun ke rumah saya. Saya langsung lari menyelamatkan diri,” katanya.

Batu besar itu mengenai toko miliknya dan juga dapur. Juga beberapa barang berharga seperti sepeda motor, kulkas, dan etalase dagangan juga ikut tertimpa batu tersebut.

“Tiba-tiba batu jatuh menimpa bangunan rumah bagian dapur dan kios saya. Motor, kulkas, dan etalase jualan semuanya hancur," paparnya.

Baca juga: Prediksi Skor dan Prediksi Susunan Pemain Inter Milan vs Genoa Liga Italia Serie A 2024, Pelampiasan

Kepala Desa Ngilo Ilo, Winaryono, mengatakan sudah koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo untuk memindahkan batu besar tersebut.

“Masih menunggu dari BPBD, kalau warga sendiri tidak bisa ini,” katanya.

(Pramita Kusumaningrum/TribunJatimTimur.com)

 
 
 

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved