Berita Pasuruan

Haul ke-9, Cak Imin Sebut Kiai Choiron Syakur Sosok yang Memperjuangkan Kaum Marjinal

Disampaikan Cak Imin saat memberi sambutan yang disampaikan dalam bentuk video di acara Haul ke - 9 Almarhum Almaghfurlah KH M Choiron Syakur.

|
Penulis: Galih Lintartika | Editor: Haorrahman
TribunJatimTimur.com/Galih Lintartika
RAMAI : Ketua Dewan Pembina Yayasan Ponpes KHA Wahid Hasyim Bangil KH Wildan Amrullah saat mengantarkan tamu undangan dalam acara Haul ke - 9 Almarhum Almaghfurlah KH M Choiron Syakur, Minggu (23/2/2025) pagi. 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, PASURUAN -Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar menyampaikan, almarhum KH M Choiron Syakur, pengasuh Ponpes KHA Wahid Hasyim Bangil adalah sosok yang selalu memperjuangkan kaum - kaum marjinal.

Hal itu disampaikan Cak Imin, sapaan akrab Menteri saat memberi sambutan yang disampaikan dalam bentuk video di acara Haul ke - 9 Almarhum Almaghfurlah KH M Choiron Syakur, Minggu (23/2/2025) pagi.

“Almarhum tidak hanya fokus pada pendidikan, pesantren dan santri, tapi almarhum juga punya keinginan yang luas untuk mencarikan solusi bagi umat bangsa dan negara termasuk mencarikan bagi kaum termarjinalkan,” katanya.

Baca juga: Pikap Tabrak Pohon di Jember, Sopir Tewas di Lokasi

Menurut Cak Imin, almarhum ingin benar - benar menolong kaum termarjinalkan sehingga bisa menjadi kuat secara spritual dan material. “Saya sendiri pernah membersamai beliau sangat lama,” lanjutnya.

Dia bercerita, saat menjadi Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, bersama almarhum selalu berdiskusi intens mencari cara agar bisa meningkatkan kesejahteraan serta kemampuan karyawan dan tenaga kerja.

Hingga akhirnya, kata dia, menemukan ide dengan membuat asrama karyawan. Disana mereka dibekali softskill dan hardskill. Intinya peningkatan capacity building dan lengkap dengan keagamaan.

Baca juga: Gandrung Sewu dan Banyuwangi Ethno Carnival Kembali Masuk Kharisma Event Nusantara Kemenpar

“Saat itu, seperti pesantren khusus bagi para karyawan di perusahaan. Waktu itu, kami berharap bisa menata kehidupan sosial dan meningkatkan tingkat spiritual mereka,” sambung Cak Imin.

Dan komitmen almarhum itu, lanjut dia, harus menjadi agenda bersama-sama. Pimpinan tertinggi Partai Kebangkitan Bangsa ini berharap, haul bisa menjadi semangat untuk meneruskan perjuangan beliau.

Terpisah, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia Arifah Fauzi mengatakan, almarhum adalah seorang ulama yang kharismatik dan sederhana.

“Hampir seluruh hidupnya diberikan untuk pendidikan dan pesantren. Saya berdoa di haul yang ke - 9 ini, semoga semua dosa - dosanya diampuni dan sebaliknya semua amal baiknya diterima oleh Allah SWT,” urainya.

Baca juga: Gandrung Sewu dan Banyuwangi Ethno Carnival Kembali Masuk Kharisma Event Nusantara Kemenpar

Ketua Dewan Pembina Yayasan Ponpes KHA Wahid Hasyim Bangil KH Wildan Amrullah menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, tanpa terkecuali atas doa - doa yang diberikan saat haul ke - 9 ini.

“Terima kasih bagi yang sudag hadir secara langsung ke pondok atau yang menyampaikan doanya secara online. Mudah - mudahan haul ke - 9 ini membawa berkah dan manfaat untuk semuanya,” tutupnya. 

(Galih Lintartika/TribunJatimTimur.com)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved