Berita Pasuruan
Wabup Pasuruan Apresiasi Tradisi Ski Lot, Termasuk Tujuan Wisatawan
Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori mengapresiasi tradisi Ski Lot (selancar Lumpur) di Desa Tambaklekok, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan
Penulis: Galih Lintartika | Editor: Sri Wahyunik
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, PASURUAN - Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori mengapresiasi tradisi Ski Lot (selancar Lumpur) di Desa Tambaklekok, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.
Warga desa setempat rutin menggelar lomba Ski Lot di hari ketujuh Lebaran Idulfitri.
Gus Shobih, sapaan akrab Wabup Pasuruan ini berharap agar tradisi Ski Lot akan terus terjaga dan tetap dilestarikan meskipun sudah era modern.
"Saya harap tradisi Ski Lot ini tetap dipertahankan sebagai warisan budaya. Jangan sampai meninggalkan tradisi yang sudah baik,” katanya, Selasa (8/4/2025).
Disampaikannya, Ski Lot adalah peninggalan nenek moyang. Ke depan, skilot ini direncanakan menjadi cabang olahraga yang bisa masuk KORMI.
"Mudah-mudahan bisa dimasukkan KORMI sebagai cabang olahraga rekreasi masyarakat yang dilombakan. Kalau nggak tahun ini ya tahun depan," ungkapnya.
Seperti tahun sebelumnya, Pemerintah Desa Tambaklekok, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur kembali menggelar perlombaan Ski Lot.
Baca juga: Haul 1 Abad Syaikhona Kholil Bangkalan, Kupas Karya Ilmiah dan Luncurkan Kitab
Lomba yang menjadi tradisi warga saat Kupatan alias hari ketujuh lebaran itu diikuti oleh puluhan peserta dari perwakilan desa se-Kecamatan Lekok
Antusiasme para peserta dan penonton yang datang ke tempat ini untuk menyaksikan lomba Ski Lot masih sangat tinggi. Itu terbukti saat jumlahnya membludak sekali.
Kepala Desa Tambaklekok Mochammad Djamol menjelaskan, tradisi lomba Ski Lot ini sudah turun temurun dan berlangsung selama puluhan tahun.
Untuk tahun ini, toral ada 42 peserta yang mengikuti ski lot. Mereka berlomba untuk meraih juara 1, II, III maupun Juara Harapan I, II dan III.
"Kami mulai lombanya selama tiga hari. Juara I dapat uang tunai Rp 7,5 juta. Kemudian juara dua dapat Rp 5 juta dan seterusnya sampai juara harapan 3," terangnya.
Disampaikannya, tradisi Ski Lot awalnya berasal dari rutinitas para nelayan yang mencari kerang dan rajungan di laut dengan menggunakan papan. Memakai papan itu mereka berseluncur di lumpur, yang oleh warga setempat disebut celot.
Baca juga: Berita Transfer Chelsea: Joao Felix Potensi Hengkang, Pemain The Blues Kans Jadi Rival Jose Mourinho
Namun, seiring dengan perkembangan zaman apa yang dilakukan oleh para nelayan ini akhirnya menjadi semacam tradisi yang dilombakan setiap tahunnya.
“Tradisi ini juga disaksikan pengunjung yang duduk di pinggiran arena ski. Namanya pertandingan, jadi banyak yang nonton, seru sekali," tutupnya.
Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur
Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur
(TribunJatimTimur.com)
Ski Lot
Kabupaten Pasuruan
Jawa Timur
wabup pasuruan
Wakil Bupati Pasuruan
Pasuruan
TribunJatimTimur.com
Syngenta Luncurkan Benih Padi Hibrida, Tingkatkan Produktivitas hingga 13,9 Ton per Hektare |
![]() |
---|
Kejari Pasuruan Tegaskan Tak Ada “Uang Pengamanan” dalam Kasus Korupsi Dana Hibah PKBM |
![]() |
---|
Pasuruan Siapkan Insinerator di Pandaan Kapasitas 26 Ton Sampah Harian |
![]() |
---|
Dinas BMBK Pasuruan Benahi Drainase di Prigen, Dukung Program Prioritas Perbaikan Infrastruktur |
![]() |
---|
Motor Hasil Penggelapan oleh Anak Punk di Pasuruan Terungkap Saat Razia Lalu Lintas |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.