Berita Pasuruan

Peringati Hari Bumi, Yayasan Cempaka dan ABC Indonesia Tanam 1000 Pohon Perbaiki Tutupan Lahan

ABC Indonesia bersama Yayasan Cempaka kembali mengambil peran dalam pelestarian lingkungan di wilayah Kabupaten Pasuruan

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Sri Wahyunik
TribunJatimTimur.com/Galih Lintartika
MISI SOSIAL : Penanaman 1.000 bibit pohon dilakukan Yayasan Cempaka dan ABC Indonesia untuk perbaikan tutupan lahan di DA Pegunungan Arjuno Welirang, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Sabtu (19/4/2025). Penanaman bibit pohon itu untuk konservasi lingkungan, dan perbaikan kualitas mata air. 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, PASURUAN - ABC Indonesia bersama Yayasan Cempaka kembali mengambil peran dalam pelestarian lingkungan di wilayah Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Peran ini dilakukan bertepatan dengan momentum perayaan Hari Bumi.

1.000 bibit pohon ditanam ABC Indonesia bersama Yayasan Cempaka sebagai langkah nyata untuk perbaikan tutupan lahan di DAS Pegunungan Arjuno Welirang, Kabupaten Pasuruan, yang juga kawasan hulu pabrik ABC.

Kegiatan ini juga merupakan bagian industri dalam mendukung langkah Pemerintah untuk kegiatan Konservasi Hutan dan Daerah Tangkapan Air (KHDTA), khususnya di wilayah Pasuruan, Jawa Timur

Hendry Pranadjaja Oeswadi, Pasuruan Plant Manager ABC Indonesia, mengatakan sejak awal beroperasi 1996 di Pasuruan, berkomitmen untuk berperan aktif menjaga kebaikan yang dinikmati dari alam. 

“Kami terus mengedepankan semangat kolaboratif untuk menghadirkan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat melalui berbagai program,” katanya dalam rilis yang diterima, Sabtu (19/4/2025).

Baca juga: Remaja Tenggelam di Pantai Pulau Merah Banyuwangi Ditemukan Meninggal

Program yang sudah dilakukan diantaranya revitalisasi bersih sungai, penebaran bibit ikan di DAS Wrati, Kabupaten Pasuruan, serta dukungan peralatan & kendaraan angkut sampah. 

Di tahun ini, pihaknya melanjutkan program penanaman 1.000 pohon, sebagai bagian dari upaya bersama memelihara dan meningkatkan kualitas sumber mata air bagi masyarakat Pasuruan.

“Sejak 2015, kami sudah menanam setidaknya 6.000 pohon di berbagai kawasan daerah tangkapan air (catchment area), sebagai bagian dari komitmen 10.000 pohon untuk mendukung konservasi hutan dan mata air,” urainya.

Sarifudin Lathif, Direktur Yayasan Cempaka, menjelaskan untuk tahun ini, lokasi yang 

menjadi fokus penanaman adalah kawasan Hutan Asuh di bawah pengelolaan Yayasan Cempaka, Perum Perhutani dan LPHD Lokajaya Binangun.

Menurutnya, 1.000 bibit tanaman yang dipilih disesuaikan dengan lokasi area, kebutuhan petani. Kegiatan ini juga diharapkan akan turut meningkatkan perekonomi petani dan masyarakat dengan sistem agroforestri.

Secara umum ada tiga klasifikasi pemilihan jenis bibit yang ditanam yaitu, jenis tanaman konservasi mata air, seperti beringin dan bambu;  jenis tanaman agroforestry (hasil buah), seperti alpukat, nangka, durian, dan kopi.

Serta tanaman Rimba Campur, seperti Mahoni dan Akasia. Tahun ini, pohon yang ditanam ABC Indonesia 200 pohon kayu manis, 200 pohon Alpukat, 300 pohon Kopi, 100 pohon sintok, 50 pohon beringin dan 150 pohon Durian.

Untuk memastikan kondisi pohon tetap baik, kegiatan monitoring dan evaluasi akan dilakukan dua tahap setiap tahunnya. Monitoring tahap pertama dilakukan pada saat pasca penanaman sekarang.

Halaman
12
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved