Berita Surabaya

Gelar Seminar Dokter Nasional, Upaya Prodia Tekan Prevalensi Penyakit Kronis

Gelar Seminar Dokter Nasional, Upaya Prodia Tekan Prevalensi Penyakit Kronis

Dok Prodia
DOKTER NASIONAL - Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) Prodia menggelar seminar Dokter Nasional yang digelar di Surabaya, Sabtu (31/5/2025). 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, SURABAYA - Sebagai pionir layanan laboratorium klinik di Indonesia, Prodia menunjukan komitmennya dalam mendukung Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) melalui seminar Dokter Nasional yang digelar di Surabaya, Sabtu (31/5/2025).

Seminar kali ini dihadirkan dengan tujuan untuk memberikan wawasan terkini kepada para klinis mengenai manajemen penyakit kronis, seperti obesitas, gangguan ginjal, gangguan jantung, hipertensi serta diabetes melitus.

Antonius Erbano S.Si.,Apt selaku Regional Head Prodia East Java Batara menuturkan, kegiatan ini akan digelar secara roadshow di 11 kota besar di Indonesia. Kali ini bertemakan "Breaking Barriers, Building Health: The Science of Chronic Disease" dan diikuti oleh sekitar 150 dokter.

“Tujuan kami mengadakan seminar nasional ini, kami melihat data bahwa bahwa prevalensi penyakit kronis di Indonesia meningkat dari tahun ke tahun. Oleh karena itu, Prodia ingin berperan aktif meningkatkan wawasan kepada para dokter dan tenaga medis akan pentingnya skrining, deteksi dini, pengelolaan, dan juga pemantauan penyakit kronis secara holistik,” ungkap Antonius Erbano S.Si.,Apt di Harris Hotel Gubeng, Sabtu (31/5/2025).

Data menunjukkan bahwa prevalensi Hipertensi diperkirakan meningkat hingga 29 persen dari populasi dewasa global pada tahun 2025.

Hipertensi disebut sebagai faktor risiko utama yang berkontribusi pada kerusakan organ vital, seperti otak, jantung, ginjal, retina, pembuluh darah besar (aorta), dan pembuluh darah perifer.

Prodia Menggelar Seminar Dokter Nasional (3)
SEMINAR - Prodia menggelar seminar Dokter Nasional di Surabaya, Sabtu (31/5/2025).

Sementara itu, Diabetes Mellitus sering kali dikaitkan dengan hipertensi, yang meningkatkan risiko stroke, aneurisma, gagal jantung, serangan jantung, dan kerusakan ginjal.

Diabetes Mellitus disebut menunjukkan tren peningkatan yang mengkhawatirkan. Prevalensi Diabetes di tahun 2024 diperkirakan Indonesia memiliki lebih dari 20 juta penderita.

Oleh karenanya acara ini diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya dalam mendukung efektivitas pengelolaan penyakit kronis di Indonesia.

Prodia menghadirkan berbagai pakar di bidang kesehatan untuk membahas perkembangan terkini dalam manajemen penyakit kronis.

Hadir sebagai pemateri, Dr. dr. Sony Wibisono, SpPD-KEMD, FINASIM membahas terkait diabetes dan dr. Maria Angela, Sp.GK, AIFO-K terkait nutrisi dan gaya hidup, dengan dipandu oleh dr Hermawan Susanto,SP.PD-KEMD,FINASIM sebagai moderator.

Sementara Matthew Justyn selaku Routine Product Manager Prodia menyebut, penyakit kronis merupakan salah satu tantangan terbesar dalam dunia kesehatan saat ini.

“Dalam kasus kronik ini seperti fenomena gunung es, ketika pasien mencari pertolongan itu setelah serangan jantung, stroke, setelah manifestasi penyakit kronik ini, sebetulnya kita bisa deteksi lebih dini dengan beberapa pemeriksaan. Yang sederhana saja dan itu memberikan arti yang cukup besar. Kami ingin memberikan informasi terkait pemeriksaan apa saja yang bisa kita gunakan untuk mendeteksi secara dini sebelum kita bertemu titik akhir kondisi tersebut” ujar Matthew Justyn selaku Routine Product Manager Prodia.

Prodia menggelar seminar Dokter Nasional (2)
DOKTER NASIONAL - Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) Prodia menggelar seminar Dokter Nasional yang digelar di Surabaya, Sabtu (31/5/2025).

Faktor gaya hidup tidak sehat, seperti merokok, pola makan yang tidak seimbang, dan kurangnya aktivitas fisik, menjadi pemicu utama meningkatnya prevalensi penyakit jantung di Indonesia.

Oleh sebab itu, edukasi kepada tenaga medis dan masyarakat menjadi aspek krusial dalam pencegahan dan penanganan penyakit ini.

Selain seminar nasional dokter ini, Prodia juga akan menggelar seminar nasional yang diselenggarakan bagi masyarakat umum pada 14 Juni 2025 mendatang. (*)

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

(TribunJatimTimur.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved