Kamis, 9 April 2026

Banjir Gresik

Banjir Luapan Kali Lamong Masih Melanda Gresik, Pegawai Dishub Terseret Arus

Banjir luapan Kali Lamong di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, pada hari kedua membuat akses Benjeng menuju Balongpanggang lumpuh

Penulis: Willy Abraham | Editor: Sri Wahyunik
TribunJatim.com/Willy Abraham
BANJIR KALI LAMONG - Warga nekat melintasi banjir luapan Kali Lamong di jalan Raya Benjeng, Gresik, Jawa Timur, Selasa (10/6/2025). Tidak sedikit dari pemotor terpaksa mendorong karena tingginya debit air. 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, GRESIK - Banjir luapan Kali Lamong di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, pada hari kedua membuat akses Benjeng menuju Balongpanggang lumpuh.

Warga yang nekat melintas, harus mendorong kendaraannya.

Debit air yang cukup besar merendam jalan raya Benjeng hingga Balongpanggang. Mulai pertigaan Morowudi akses jalan sudah ditutup.

Kemudian di simpang tiga pasar Benjeng juga ditutup. Termasuk dari arah Balongpanggang juga ditutup.

Meski begitu, masih ada saja warga yang nekat melintas. Alhasil pengendara roda dua yang menerobos harus mendorong sepeda motornya.

Debit air yang merendam jalan raya Benjeng, masuk Ngablak kurang lebih setinggi lutut orang dewasa.

Begitu juga di depan kantor Kecamatan Benjeng. Ketinggian air hingga 40 sentimeter. Ditambah lagi, arusnya cukup deras.

Seorang pengendara motor Gama, bersama temannya mendorong sepeda motor kurang lebih 3 kilometer. Dia nekat melintas karena lebih cepat sampai tujuan.

Warga Kabupaten Bojonegoro ini tidak menyangka, banjir cukup tinggi di kawasan Kedungrukem. Akhirnya dia terpaksa mendorong sepeda motor bersama temannya.

"Selutut (di sana) tidak bisa dilewati, saya mau ke Sidoarjo dari Bojonegoro, padahal sering lewat sini," kata Gama.

Baca juga: Stunting Masih Tinggi di Situbondo,  Wabup Perioritaskan Intervensi Sensitif dan Spesifik

Diketahui sore hari ini, ada 12 desa di Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, yang terdampak banjir. Meski menunjukkan tren menurun, warga diminta waspada.

Kapolsek Benjeng AKP Alimin mengatakan, jalan tetap ditutup, sesuai permintaan warga Mungguganti dan Kedungrukem. Warga tidak berkenam ada kendaraan besar lewat, ombaknya masuk ke rumah. Penutupan sejak tadi malam.

"Alternatif ke Lamongan lewat Ngasin, Metatu dan simpang tiga Cerme. Begitu juga sebaliknya dari Surabaya menuju  Lamongan lewatnya Metatu terus ke Ngasin," tambahnya.

Diketahui, derasnya banjir Kali Lamong menghanyutkan seorang pengendara motor tadi pagi. 

Supriyadi seorang pegawai Dishub Gresik hanyut. Supriyadi berangkat kerja dari arah barat menuju arah timur ke Gresik, pada waktu melintasi jalan raya Ngablak air mengalir kencang setinggi lutut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved