Berita Tulungagung

Jenazah Perempuan Ditemukan di Delta Sungai Brantas, Warga Bojonegoro Berusia 36 Tahun

Jenazah perempuan yang ditemukan tersangkut di delta Sungai Brantas, tepatnya di wilayah Desa Bendosari, Kecamatan Ngantru, Tulungagung.

Penulis: David Yohanes | Editor: Haorrahman
tribunjatimtimur/david yohanes
EVAKUASI: Tim penyelamat saat mengevakuasi jenazah perempuan dari tengah delta Sungai Brantas Desa Bendosari, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (8/7/2025) kemarin. Hasil identifikasi kepolisian, korban adalah Sy (36) perempuan warga Desa Ngampal, Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Tulungagung - Jenazah perempuan yang ditemukan tersangkut di delta Sungai Brantas, tepatnya di wilayah Desa Bendosari, Kecamatan Ngantru, Tulungagung, Selasa (8/7/2025).

Korban diketahui berinisial Sy, perempuan berusia 36 tahun, warga Desa Ngampal, Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Proses identifikasi dilakukan dengan bantuan perangkat Mobile Automatic Multi-Biometric Identification System (MAMBIS) milik Polres Tulungagung. Teknologi ini memungkinkan polisi memindai sidik jari korban secara otomatis dan mencocokkannya dengan data kependudukan.

Baca juga: Serba-serbi Laga Persib Bandung vs Dewa United, Nick Kuiper Disoraki Bobotoh, Sosok Senior Main Lagi

"Identitas korban langsung terbaca melalui pemindaian sidik jari, dan pihak keluarga telah memastikan bahwa itu benar anggota keluarga mereka," kata Kasi Humas Polres Tulungagung, Ipda Nanang Murdianto, Rabu (9/7/2025). 

Jenazah telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Baca juga: Persebaya Main di Laga Pembuka Liga 1 dengan Format Baru, Ditantang PSIM Yogyakarta, Ini Prediksinya

Jenazah pertama kali ditemukan warga yang sedang beraktivitas di sekitar tepian Sungai Brantas, sekitar 150 meter dari sisi timur Jembatan Ngujang 1. 

Saat itu, tubuh korban terlihat telungkup dengan mengenakan pakaian baby doll berwarna hijau tosca, tersangkut di delta sungai yang berada di tengah aliran air yang cukup deras.

Karena posisi jenazah sulit dijangkau, tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulungagung dan petugas Pemadam Kebakaran dikerahkan. Mereka menurunkan perahu karet dari daerah hulu dan menyusuri sungai ke hilir hingga akhirnya berhasil mengevakuasi korban.

Baca juga: Dihadiri Putri Indonesia 2025, Banyuwangi Ethno Carnival Digelar Akhir Pekan Ini  

Jenazah kemudian dibawa ke Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal (IKF) RSUD dr Iskak Tulungagung untuk proses identifikasi.

Sempat terjadi kebingungan dalam proses awal identifikasi, karena ada warga dari Kecamatan Rejotangan yang datang ke rumah sakit, menduga jenazah tersebut adalah anggota keluarganya yang juga dilaporkan hilang. 

Namun setelah dilakukan verifikasi, identitas korban dikonfirmasi berasal dari Bojonegoro, sesuai hasil pemindaian MAMBIS.

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur

(TribunJatimTimur.com)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved