Berita Pasuruan

DPRD Kabupaten Pasuruan Dukung Penguatan SDM PAUD Lewat Bimtek Deep Learning

175 pengurus Pusat Kegiatan Gugus (PKG) PAUD dari seluruh kecamatan di Kabupaten Pasuruan mengikuti Bimbingan Teknis

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Sri Wahyunik
TribunJatimTimur.com/Galih Lintartika
BIMTEK : 175 pengurus Pusat Kegiatan Gugus (PKG) PAUD Kabupaten Pasuruan berfoto bersama usai mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) bertema “Penyusunan Perencanaan Pembelajaran dengan Pendekatan Deep Learning (Pembelajaran Mendalam)”. 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, PASURUAN - 175 pengurus Pusat Kegiatan Gugus (PKG) PAUD dari seluruh kecamatan di Kabupaten Pasuruan mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek).

Bimtek itu bertema “Penyusunan Perencanaan Pembelajaran dengan Pendekatan Deep Learning (Pembelajaran Mendalam)”.

Kegiatan berlangsung di kawasan wisata Kampung Pancar Air, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (12/7/2025) pagi.

Bimtek ini digelar oleh PKG PAUD Kabupaten Pasuruan dan dibuka oleh perwakilan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan, yaitu Kasi Kelembagaan dan Sarana Prasarana Bidang PAUD, Siti Khotidjah.

Hadir sebagai narasumber utama, Utun Ritayanti dari Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Timur.

Kegiatan ini juga mendapatkan dukungan langsung dari Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan dari Fraksi Golkar, Sugiarto.

Sugiarto menyampaikan pentingnya perhatian yang lebih besar terhadap sektor pendidikan usia dini, terutama dalam hal peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) penyelenggara PAUD.

“PAUD itu fondasi utama pendidikan, tapi hari ini masih banyak penyelenggaranya yang berjuang sendiri. Mereka kurang difasilitasi, padahal tanggung jawab mereka sangat besar. Saya mendorong agar Dinas Pendidikan memberi prioritas lebih pada sektor ini,” ujar Sugiarto.

Ia menambahkan, bimtek semacam ini adalah salah satu bentuk implementasi nyata dari kepedulian terhadap mutu pendidikan anak usia dini.

Baca juga: Pelatih Red Sparks dan Penerjemah Dari Korea Selatan Hadiri Ngunduh Mantu Megawati-Dio Novandra

Menurutnya, pelatihan dengan pendekatan deep learning sangat relevan untuk mendorong transformasi cara mengajar guru PAUD agar tidak lagi sekadar fokus pada hafalan, tetapi mendorong pemahaman konsep dan kemampuan berpikir tingkat tinggi.

“Kita ingin guru-guru PAUD bukan hanya mendidik, tapi juga mampu menjadi fasilitator yang menumbuhkan karakter, nalar kritis, dan kreativitas sejak usia dini,” tambahnya.

Bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para pengurus PKG PAUD dalam menyusun rencana pembelajaran yang lebih bermakna, kontekstual, dan berpihak pada peserta didik.

Materi disusun agar peserta mampu merancang RPP atau modul ajar berbasis pendekatan deep learning yang menantang dan transformatif.

Peserta diajak memahami perbedaan antara surface learning (pembelajaran permukaan) dan deep learning (pembelajaran mendalam), serta bagaimana pendekatan ini selaras dengan Kurikulum Merdeka dan tuntutan keterampilan abad ke-21.

Dalam aspek keterampilan praktis, para peserta dilatih menyusun tujuan pembelajaran berbasis HOTS (Higher Order Thinking Skills), merancang aktivitas kelas yang memicu analisis, evaluasi, kolaborasi, serta menyusun instrumen asesmen otentik.

Halaman
12
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved