Rabu, 3 Juni 2026

Berita Banyuwangi

Suara Kucing Selamatkan Pasutri dari Kebakaran di Banyuwangi

Pasangan suami istri yang sedang tidur selamat setelah mendengar kucing yang terus mengeong saat kebakaran.

Tayang:
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Haorrahman
Damkarat Banyuwangi
KEBAKARAN: Sebuah bengkel ban yang menyatu dengan tempat tinggal di Desa Wringinagung, Kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwangi, terbakar pada Kamis (21/8/2025) sekitar pukul 02.00 WIB. Pasangan suami istri yang sedang tidur selamat setelah mendengar kucing yang terus mengeong saat kebakaran. 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Banyuwangi - Sebuah bengkel ban yang menyatu dengan tempat tinggal di Desa Wringinagung, Kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwangi, terbakar, Kamis (21/8/2025) sekitar pukul 02.00 WIB.

Pasangan suami istri yang sedang tidur selamat setelah mendengar kucing yang terus mengeong saat kebakaran.

Kucing peliharaan pasangan Nur Rohman dan Riyanti itu terdengar berisik dari pada biasanya saat kobaran api muncul di bengkel tersebut. Tak berhenti selama sekitar 30 menit, Riyanti akhirnya terbangun dan keluar rumahn untuk melihat keadaan kucing tersebut.

Baca juga: Eks Arema FC Dapat Sorotan dari Fans Persib Bandung Usai Lawan Persijap, Bojan Hodak Beri Pembelaan

"Kemudian ia melihat terdapat asap dan kobaran api yang keluar dari bengkel vulkanisir ban luar miliknya," kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banyuwangi Yoppy Bayu Irawan.

Panik melihat kebakaran, Riyanti spontan berlari ke dalam rumah untuk membangunkan suaminya. Sang suami bergegas menyelamatkan barang-barang berharga berharga yang belum terlalap api.

Berbarengan dengan itu, pasangan suami istri tersebut turut meminta tolong warga sekitar untuk bersama-sama memadamkan api. Warga yang masih terjaga datang ke lokasi dan membantu meminimalisir Si Jago Merah dengan alat seadanya, seperti selang air, timba, dan gayung.

Baca juga: Siswa SMP Bondowoso Ditusuk Temannya Sendiri di Sekolah, Polisi Amankan Pelaku

"Warga juga membantu mengeluarkan barang-barang yang mudah terbakar seperti ban dan karet ban," ujarnya.

Salah satu warga menghubungi petugas pemadam, sekitar pukul 04.02 WIB. Mendapati laporan, petugas pemadam dari sektor Genteng, Srono, dan Bangorejo datang ke lokasi.

"Proses pemadaman berlangsung hingga pukul 05.30 WIB," tuturnya.

Tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Pemilik bengkel, Nur Rohman, mengalami luka bakar ringan di bagian tangan kiri. Luka itu didapati saat ia mengevakuasi barang-barang berharga.

"Korban dibawa ke RS Graha Medika untuk mendapat pengobatan," tambahnya.

Kebakaran diduga berasal dari bara api sisa pembakaran dalam proses vulkanisir ban luar yang menjalar ke tumpukan kayu dan sisa-sisa karet ban di sekitarnya. Akibat kebakaran, pemilik bengkel dan rumah ditaksir merugi sekitar Rp 100 juta. 

(TribunJatimTimur.com)

 

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved