Rabu, 3 Juni 2026

Akibat Obat Nyamuk, Rumah Lansia di Banyuwangi Terbakar

Rumah semi permanen di Banyuwangi terbakar diduga akibat obat nyamuk bakar. Kerugian ditaksir mencapai Rp45 juta.

Tayang:
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Haorrahman
Tribun Jatim Timur/Damkar Banyuwangi
KEBAKARAN - Sebuah rumah semi permanen di Desa Alasrejo, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi terbakar, Selasa (2/6/2026). Api kebakaran diduga dipicu oleh obat nyamuk yang merembet ke barang-barang di rumah. 

Ringkasan Berita:
  • Rumah semi permanen milik Saiyah (77) di Desa Alasrejo, Banyuwangi, terbakar pada Selasa (2/6/2026).
  • Kebakaran diduga dipicu obat nyamuk bakar yang mengenai kasur di kamar tidur.
  • Api sempat dipindahkan keluar rumah bersama kasur, namun belum padam sepenuhnya dan kembali merembet ke bangunan.
  • Seorang warga mengalami luka di tangan dan kaki saat berupaya membantu proses pemadaman.
  • Total kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp 45 juta, termasuk uang tunai Rp 4,5 juta.

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Banyuwangi - Sebuah rumah semi permanen di Desa Alasrejo, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, mengalami kebakaran pada Selasa (2/6/2026). Insiden tersebut diduga dipicu oleh obat nyamuk bakar yang mengenai kasur hingga akhirnya memicu kobaran api dan merusak sebagian besar bangunan.

Rumah berukuran sekitar 11 meter x 9 meter milik Saiyah (77) itu mengalami kerusakan cukup parah. Selain bangunan, sejumlah perabot rumah tangga juga hangus terbakar.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Banyuwangi, Edy Supriyono, mengatakan kebakaran bermula saat pemilik rumah menyalakan obat nyamuk bakar di kamar tidur.

"Berdasarkan informasi yang dihimpun, pemilik rumah Saiyah menyalakan obat nyamuk bakar di kamar tidur," kata Edy.

Sekitar 30 menit kemudian, Saiyah meninggalkan rumah untuk bekerja. Tidak lama setelah itu, cucunya, Muhamad Rizki Saiful Rafi (15), terbangun karena mencium bau benda terbakar.

"Setelah melakukan pengecekan ke kamar neneknya, ia mendapati api telah menyala pada kasur," ujar Edy.

Baca juga: Bupati Ipuk Lantik Suyanto Waspo Tondo Wicaksono Sebagai Sekda Banyuwangi 

Mengetahui adanya api, Rizki segera memindahkan kasur yang terbakar ke sisi barat rumah dan berusaha memadamkannya dengan menyiram air. Setelah merasa situasi terkendali, ia kembali masuk ke dalam rumah untuk makan.

Namun, bara api pada kasur ternyata belum sepenuhnya padam. Beberapa saat kemudian, seorang temannya bernama Anas datang dan melihat kepulan asap dari sisi barat rumah.

"Setelah itu, ia masuk kembali ke dalam rumah untuk makan. Tidak berselang lama, teman bermainnya yang bernama Anas datang ke rumah dan melihat adanya asap dari sisi barat rumah," kata Edy.

Keduanya kemudian meminta bantuan warga sekitar. Saat upaya pertolongan berlangsung, seorang tetangga yang bergegas membantu terjatuh hingga mengalami luka pada tangan dan kaki.

"Seorang tetangga dari arah selatan berlari untuk memberikan bantuan, namun terjatuh hingga tersungkur dan mengalami luka pada bagian kaki serta tangan," ujarnya.

Baca juga: Beda Perguruan Silat, Empat Pemuda Keroyok Siswa SMP di Banyuwangi, Ciut Ditangkap Polisi

Warga yang berada di sekitar lokasi langsung melakukan upaya pemadaman, sementara warga lainnya menolong korban yang terluka. Salah seorang warga kemudian menghubungi Satpol PP Wongsorejo yang selanjutnya meneruskan laporan tersebut ke Call Center Damkarmat Banyuwangi.

Berdasarkan hasil telaah Damkarmat Banyuwangi, sumber api diduga berasal dari obat nyamuk bakar yang mengenai kasur. Meski kasur sempat dipindahkan keluar rumah, api yang belum padam sepenuhnya kembali menyala.

Percikan api yang terbawa angin kemudian mengenai material bangunan berbahan triplek yang berada di dekat lokasi kasur. Kondisi tersebut membuat api cepat merambat dan membakar sebagian besar bangunan rumah.

Akibat kejadian tersebut, total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp45 juta. Nilai tersebut termasuk uang tunai sebesar Rp4,5 juta yang turut hangus terbakar.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved