Berita Banyuwangi
TKD Banyuwangi Klaim Banyak APK Prabowo-Gibran Hilang Mendadak
Ketua TKD Banyuwangi Sumail Abdullah mengatakan, APK Prabowo-Gibran mulai hilang pada Minggu (4/2/2024) malam.
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Haorrahman
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Banyuwangi - Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran di Banyuwangi mengklaim ratusan alat peraga kampanye (AKP) pasangan capres-cawapres nomor urut 02 hilang secara serentak.
Ketua TKD Banyuwangi Sumail Abdullah mengatakan, APK Prabowo-Gibran mulai hilang pada Minggu (4/2/2024) malam.
"Saya melihat kemarin dari Muncar sampai sini, dari Maron (Genteng) sampai sini, kemarin masih ada. Saya menengarai (penghilangan APK dilakukan) tadi malam," kata Sumail.
Sumail menggelar jumpa pers terkait hilangnya APK-APK Prabowo-Gibran di Kantor TKD Banyuwangi, Senin (5/2024).
Sumail mengaku, TKD Banyuwangi belum membuat laporan secara resmi ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terkait hilangnya APK-APK itu. Namun, tim hukum TKD, kata dia, bakal segera mengurusnya.
Baca juga: Terminal Seruni Point Terhubung dengan Jembatan Kaca Diserahkan ke Pemkab Probolinggo
"Laporan secara tertulis kami belum. Tapi tim hukum kami akan melaporkan secara formal kepada kepolisian, Bawaslu, dan instansi terkait lainnya," tambahnya.
Politisi Partai Gerindra itu juga enggan menduga pelaku sabotase APK. Namun, ia sempat menyinggung rencana kedatangan pihak-pihak yang akan datang berkampanye di Banyuwangi.
"Siapapun memilih siapa, kami tidak peduli. Siapapun yang mau datang ke Banyuwangi, kami juga tidak peduli. Artinya kami menjunjung tinggi semua kontestan," ucapnya.
Sumail menyayangkan aksi penghilangan APK Prabowo-Gibran itu. Ia menyebutnya sebagai aksi fandalisme yang seharusnya tak dilakukan pada pesta demokrasi.
"Ini merusak citra Banyuwangi. Meskipun kami sebenarnya marah, saya menghimbau masyarakat (para pendukung) untuk tetap sejuk dan damai. Tapi, saya minta, jangan ganggu kami," katanya.
Baca juga: Juru Bicara Gibran: Pencalonan Cawapres Sudah Sesuai Konstitusi
Terakhir, TKD Banyuwangi berharap, aparat dan Bawaslu untuk bertindak tegas dan cepat terkait kasus penghilangan APK tersebut.
"Saya minta kepada aparat, mencari dan menindak tegas mereka," tambah dia.
Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur
Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur
(Aflahul Abidin/TribunJatimTimur.com)
| Telah Resmi Dilantik, Pengurus PCNU Banyuwangi Siap Berkolaborasi Bangun Daerah |
|
|---|
| Sapi Tercebur Sumur Sedalam 12 Meter di Banyuwangi, Damkar Evakuasi dan Selamatkan Hidup-Hidup |
|
|---|
| Sopir Logistik Soroti Kemacetan Ketapang–Gilimanuk, Warga Dinilai Paling Dirugikan |
|
|---|
| Tanpa Solusi Jangka Panjang, Macet Ketapang-Gilimanuk Disebut Jadi Bom Waktu |
|
|---|
| MWCNU Banyuwangi Siap Advokasi Satpol PP Korban Pengeroyokan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/Ketua-TKD-Banyuwangi-Sumail-Abdullah.jpg)