Haji 2025
Tradisi Kedatangan Jemaah Haji KBIHU Lamongan, Makan Soto Ayam Berjamaah
Makan soto ayam khas Lamongan berjamaah menjadi tradisi unik dalam menyambut kedatangan rombongan haji asal Kabupaten Lamongan, Jawa Timur
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Sri Wahyunik
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, LAMONGAN - Makan soto ayam khas Lamongan berjamaah menjadi tradisi unik dalam menyambut kedatangan rombongan haji asal Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.
Tradisi rutin tahunan tersebut dinilai menjadi pengobat rindu para jemaah haji pada masakan Indonesia usai menjalankan rukun Islam yang kelima di Haromain.
Dan tradisi itu dilakukan oleh KBIHU Masjid Agung Lamongan (MAL) dalam menyambut kedatangan para jemaah haji dari Tanah Suci.
Setelah menjalankan rangkaian rukun haji dam 42 hari lamanya di dua Tanah Suci Mekkah untuk rukun Islam yang kelima, ratusan jemaah haji asal Lamongan ini akhirnya menginjakkan kakinya di kampung halaman di Kabupaten Lamongan, pada Selasa (1/7/2025) dini hari.
Para jamaah tidak langsung ke Masjid Agung Lamongan, namun mampir dulu ke depot soto di Jalan Panglima Sudirman Lamongan untuk menikmati soto ayam yang telah dipersiapkan panitia.
Begitu turun dari 4 armada bus, sebanyak 224 jamaah haji rombongan dari KBIHU Masjid Agung Lamongan ini disambut dengan suguhan ratusan mangkok soto ayam khas Lamongan di salah satu depot soto itu.
Baca juga: Harga Kebutuhan Pokok di Kota Kediri Relatif Stabil Namun Cabai Masih Mahal
Memang ada sebagian yang langsung bergegas pulang, namun sebagian besar menikmati makan soto ayam yang disediakan panitia penyambutan di depot tersebut.
Pengurus KBIHU Masjid Agung Lamongan, Mochammad Yunani mengatakan, makan soto ayam bersama ini menjadi sebuah tradisi rutin tahunan untuk menyambut kepulangan rombongan haji asal Laamongan yang ada dalam naungan KBIHU Masjid Agung Lamongan.
"Ini sekaligus menjadi obat rindu jamaah haji pada kuliner khas Lamongan, mengingat selama di Tanah Suci, jamaah haji ini sulit mendapatkan makanan khas Lamongan, seperti soto ayam," ungkap Yunani.
Sajian soto ayam ini diberikan setiap tahun musim haji, atau saat menyambut kedatangan jamaah haji dari KBIHU Masjid Agung Lamongan.
Dan ini cara baik, sekaligus lebih memperkuat khasanah masakan khas Lamongan.
Panitia KBIHU, kata Yunani, bersyukur, para jamaah berangkat hingga kembali ke tanah air dalam kondisi sehat wal afiat. Mereka juga bisa menjalankan semua rukun haji berikut syaratnya.
Kebahagiaan para jamaah terpancar sejak di dua tanah suci Makkah hingga kembali ke tanah air.
Sementara itu, para jamaah haji kloter 61 ini mengaku rindu dengan soto Lamongan, makanan khas Lamongan ini.
Tak heran jika para jamaah haji ini terlihat lahap dan saat menyantap dan menikmati lezatnya cita rasa soto ayam Lamongan.
"Sebulan lebih, tidak menikmati makanan soto ayam Lamongan," kata salah satu jamaah, Nur Hayati.
Nur Hayati dan para jemaah lainnya mengapresiasi pelayanan petugas haji selama di Tanah Suci.
Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur
Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur
(TribunJatimTimur.com)
Kabupaten Lamongan
KBIHU Masjid Agung Lamongan
makan soto ayam
Soto ayam
Lamongan
Jawa Timur
tradisi
TribunJatimTimur.com
| Masih Dirawat dan Satu Hilang, 7 Jemaah Haji Asal Jatim Belum Bisa Pulang dari Arab Saudi |
|
|---|
| Kloter 97 Jadi Penutup Kepulangan Jemaah Debarkasi Surabaya, 107 Orang Meninggal Selama Haji 2025 |
|
|---|
| Jemaah Haji NTT Senang Bisa Pulang Kampung, Akibat Bandara Tutup Tertahan 4 Hari di Surabaya |
|
|---|
| Bayi Jemaah Haji Haji Lumajang Belum Bisa Pulang ke Tanah Air, Masih Pemantauan di RS Mekkah |
|
|---|
| Lima Jemaah Haji 2025 Debarkasi Surabaya Meninggal di Pesawat, Berikut Rinciannya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/Jemaah-haji-makan-soto-Lamongan.jpg)