Sabtu, 2 Mei 2026

Digitalisasi Bansos Nasional

Banyuwangi Pilot Project Digitalisasi Bansos, Pendaftaran Online Dinilai Lebih Tepat Sasaran

Banyuwangi telah uji coba digitalisasi bansos. Sistem pendaftaran online dinilai lebih transparan, mudah diakses, dan tepat sasaran.

Tayang:
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Haorrahman
TribunJatimTimur.com/Aflahul Abidin
DIGITALISASI BANSOS: Uji coba digitalisasi bansos di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi. Warga Banyuwangi menyambut antusias program ini karena optimis sistem cara baru ini lebih mudah dan bakal tepat sasaran. 

Lewat agen perlinsos. Di Banyuwangi, terdapat sekitar 500 agen yang berasal dari pendamping PKH, TKSK, dan operator desa/kelurahan.

Tubagus Nugraha, Direktur Eksekutif Dewan Ekonomi Nasional, menjelaskan bahwa setelah uji coba tahap awal, pendaftaran penuh akan dibuka mulai Oktober 2025.

Baca juga: Fish Bank Indonesia : Menjaga Laut dan Memberdayakan Nelayan di Kabupaten Banyuwangi

"Data pendaftar akan diverifikasi berdasarkan kriteria program bansos. Hasilnya bisa dilihat langsung di portal, lengkap dengan alasan kelayakan. Jika keberatan, warga bisa mengajukan sanggahan," paparnya.

Hasil digitalisasi bansos di Banyuwangi akan digunakan sebagai dasar penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) pada tahun 2026. Untuk tahun 2025, pemerintah masih menggunakan mekanisme lama.

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur

(TribunJatimTimur.com)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved