Jumat, 1 Mei 2026

Sekolah Rakyat Banyuwangi

Momen Haru saat Mensos Gus Ipul Datang ke Sekolah Rakyat Banyuwangi

Mensos Gus Ipul kunjungi Sekolah Rakyat Banyuwangi, bahas fasilitas gratis, pendidikan karakter, dan dukungan bagi siswa kurang mampu.

Tayang:
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Haorrahman
TribunJatimTimur.com/Aflahul Abidin
SEKOLAH RAKYAT - Menteri Sosial Saifullah Yusuf ke Sekolah Rakyat Terintegrasi 46 yang berada di kompleks Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kecamatan Muncar, Jumat (3/10/2025). Momen bahagia dan haru tercipta saat Mensos bertemu dan berdialog dengan para pelajar dan orang tua siswa Sekolah Rakyat. 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Banyuwangi - Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau akrab disapa Gus Ipul, datang ke Sekolah Rakyat Terintegrasi 46 Muncar, Banyuwangi, Jumat (3/10/2025). 

Kedatangan Mensos disambut haru orang tua serta siswa yang baru tiga hari tinggal di Sekolah Rakyat, sejak peresmian sekolah pada 30 September lalu. Turut mendampingi Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Dalam dialog bersama 73 orang tua siswa, Gus Ipul menjelaskan berbagai fasilitas gratis yang akan diterima pelajar di Sekolah Rakyat Banyuwangi

Selain pendidikan akademik, siswa juga mendapatkan pendidikan karakter dan kedisiplinan, talent mapping untuk menggali potensi dan minat siswa, pemeriksaan kesehatan rutin, makan 3 kali sehari dan 2 kali camilan.

Baca juga: Ratusan Ribu Warga Telah Mendaftar Perlinsos, Mensos: Tidak Salah Pilih Banyuwangi

Selain itu mereka juga mendapat perlengkapan sekolah lengkap, 8 pasang seragam, alat tulis, hingga laptop

“Sekolah Rakyat memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk belajar dengan tenang tanpa terbebani masalah ekonomi. Inilah jawaban atas isu akses pendidikan bagi warga kurang mampu,” ujar Gus Ipul.

Mantan Wakil Gubernur Jatim itu mengatakan lebih dari 4 juta anak usia sekolah di Indonesia yang tidak bersekolah karena berbagai kendala, terutama faktor ekonomi.

Momen haru terjadi saat sejumlah orang tua siswa menyampaikan rasa syukur mereka.

Baca juga: Matangkan Digitalisasi Bansos, Menteri dan 20 Lembaga Datang ke Pelosok Banyuwangi

Komariyah, seorang ibu tunggal yang berjualan sayur untuk menghidupi keluarga, merasa lega anaknya bisa bersekolah di jenjang SMA melalui program ini.

“Alhamdulillah, lega anak saya bisa masuk SR. Semoga dengan ilmu yang didapat, hidupnya jauh lebih baik dari saya,” ungkapnya dengan haru.

Nur Wahidah (50), ibu tunanetra yang anaknya duduk di kelas 5 SR Muncar, meneteskan air mata ketika menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo atas program ini.

“Semoga anak saya bisa maju, berkembang, dan menjadi orang sukses kelak,” ujarnya terisak. Tangisnya pun diikuti sang anak, Rehan Meizi.

Baca juga: Mensos dan Luhut Nikmati Kopi Gombengsari Banyuwangi: Kopinya Mantap

Bupati Ipuk mengatakan Pemkab telah menyiapkan lahan seluas 6–7 hektare untuk pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Kecamatan Muncar.

“Pak Mensos sudah menyampaikan Sekolah Rakyat permanen di Banyuwangi menjadi prioritas pembangunan tahun depan. Lahannya sudah kami siapkan dan kami ajukan ke Kemensos,” kata Ipuk.

Selain di Muncar, Sekolah Rakyat Banyuwangi juga terdapat di Kecamatan Licin, dengan 250 siswa. 

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur

(TribunJatimTimur.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved