Selasa, 28 April 2026

Bupati Bondowoso, Jember, dan Situbondo MoU Kerja Sama Pariwisata dan Pembangunan Daerah

Tiga bupati di kawasan Tapal Kuda sepakat memperkuat kolaborasi lintas wilayah untuk kemajuan pariwisata, pertanian, dan pembangunan daerah.

Penulis: Sinca Ari Pangistu | Editor: Haorrahman
TribunJatimTimur.com/Sinca Ari Pangistu
KERJASAMA: Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid, Bupati Jember Muhammad Fawait, dan Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo saat menandatangani kesepakatan bersama di Pendopo Kabupaten Bondowoso, pada Kamis (16/10/2025). 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Bondowoso -Bupati Bondowoso, Situbondo, dan Jember menandatangani kesepakatan bersama (MoU) untuk memperkuat kolaborasi lintas wilayah, di Pendopo Kabupaten Bondowoso, Kamis (16/10/2025).

Kerja sama tersebut secara resmi tercantum dalam dokumen perencanaan Selingkar Ijen milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur, khususnya pada sektor pengembangan pariwisata regional.

MoU tersebut ditandatangai langsung oleh Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid, Bupati Jember Muhammad Fawait, dan Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo.

Bupati Hamid mengatakan kerja sama ini mencakup berbagai sektor strategis seperti pariwisata, konektivitas wilayah, pertanian, hingga tata kelola pemerintahan.

Baca juga: Kepala Dinas Pendidikan Lumajang Terbukti Selingkuh dengan Honorer, Bupati Indah akan Rombak Pejabat

“Kami berharap, dengan kedekatan geografis dan kesamaan sosiokultural, kerja sama ini bisa diperluas ke berbagai bidang,” ujar Hamid.

Menurutnya, kolaborasi lintas kabupaten di kawasan Tapal Kuda bisa menjadi penggerak percepatan pembangunan, karena tiga wilayah tersebut memiliki kemiripan karakter sosial dan budaya yang kuat.

Bupati Fawait menilai kerja sama antarwilayah ini akan memperkuat sektor pariwisata, infrastruktur, dan pertanian, sekaligus mendukung program prioritas pemerintah pusat dan provinsi.

Baca juga: Pemkab Pasuruan Gunakan DBHCHT Perbaikan 33 Ruas Jalan Kabupaten

“Kami ingin membantu Ibu Gubernur dan Presiden dalam upaya menurunkan kemiskinan ekstrem di Tapal Kuda,” jelas Fawait.

Fawait menambahkan, pengembangan sektor unggulan seperti pertanian dan agrowisata diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru dan memperkuat ekonomi masyarakat di wilayah selatan Jawa Timur tersebut.

Sementara Bupati Situbondo mengatakan kerja sama ini semangat gotong royong lintas kabupaten untuk mempercepat kemajuan daerah.

“Masing-masing daerah punya target penurunan kemiskinan. Dengan kerja sama ini, kita bisa lebih cepat naik kelas,” tuturnya.

Baca juga: Banyuwangi dan Organisasi Kesehatan Internasional Resmi Jalin Kerjasama Program Care Companion

Yusuf menekankan pentingnya tindak lanjut konkret, terutama di bidang pariwisata, transportasi, dan pertanian. 

“Jember dengan penduduk 2,7 juta tentu butuh suplai bahan pertanian, dan Situbondo siap bekerja sama,” ujarnya.

Nantinya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dari masing-masing kabupaten akan menindaklanjuti kesepakatan tersebut melalui perjanjian kerja sama turunan (MoU) di sektor-sektor prioritas.

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur

(TribunJatimTimur.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved