Berita Jember

Polisi Tangkap Penadah Motor Curian di Jember, Jual Rp 1 Juta hingga Rp 3 Juta

Polres Jember tangkap penadah motor curian, tersangka jual Honda Vario hasil curian Rp1 juta–Rp3 juta untuk kebutuhan sehari-hari.

Penulis: Imam Nawawi | Editor: Haorrahman
tribunjatimtimur/Imam Nawawi
MALING MOTOR: TA saat dihadirkan di Mapolres Jember, Jawa Timur, Rabu (27/8/2025) Maling sepeda motor di Jalan Jawa Jember jual hasil curian dengan harga murah. 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Jember - Satreskrim Polres Jember berhasil menangkap seorang pria berinisial TA, warga Desa Jatiroto, Kecamatan Sumberbaru, yang menjadi sepeda motor hasil curian. 

TA sempat menjadi buronan sejak 2024, sebelum akhirnya ditangkap pada Agustus 2025.

Kasatreskrim Polres Jember, AKP Angga Riatma, menjelaskan TA merupakan penadah dari pelaku utama berinisial H, yang sebelumnya sudah divonis pengadilan. Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan tujuh unit sepeda motor di rumah TA.

“Sebetulnya ada dua tersangka dalam kasus ini. Tersangka pertama berinisial H sudah divonis, dan TA ini adalah tersangka kedua,” kata Angga, Jumat (29/8/2025).

Baca juga: Ribuan Driver Ojol di Jember Gelar Aksi Solidaritas untuk Affan Kurniawan di Depan Polres Jember

Menurut Angga, TA berperan menerima motor hasil curian dari H untuk kemudian dijual kembali. Harga jualnya bervariasi, mulai Rp1 juta hingga Rp3 juta per unit.

“Jenis motor yang paling banyak ditemukan adalah Honda Vario. Tersangka menjual motor curian secara utuh kepada teman-temannya,” ujarnya.

Berdasarkan penyelidikan, praktik jual beli motor curian ini sudah berlangsung selama satu tahun. Semua transaksi dilakukan secara offline tanpa melibatkan platform daring.

Baca juga: Polisi Tangkap Pria Jember di Bondowoso karena Main Judi Online

Kapolres Jember, AKBP Bobby A Condroputra, menambahkan kasus ini merupakan pengembangan dari perkara pencurian motor yang dilakukan H di kawasan Jalan Jawa, Kecamatan Sumbersari.

“Tersangka H sudah menjalani hukuman dan divonis. Sementara TA menjual hasil curian tersebut karena desakan ekonomi. Uang dari penjualan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkap Bobby.

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur

(TribunJatimTimur.com)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved