Jumat, 5 Juni 2026

Terendam Banjir, SPPG di Sumbersari Jember Berhenti Beroperasi

SPPG Jember di Jalan Semeru berhenti beroperasi usai dapur MBG terendam banjir. Operasional dihentikan sementara demi keamanan.

Tayang:
Penulis: Imam Nawawi | Editor: Haorrahman
Tribun Jatim Timur/Imam Nawawi
KEBANJIRAN: Aktifitas di SPPG Jalan Semeru Kelurahan Karangrejo Kecamatan Sumbersari Jember, Kamis (29/1/2026) Dapur Sehat MBG ini berhenti beroperasi usia kebanjiran. 
Ringkasan Berita:
  • SPPG Jember di Jalan Semeru menghentikan operasional sementara sejak Kamis (29/1/2026).
  • Penghentian dilakukan usai dapur MBG terendam banjir pada Rabu sore.
  • Lokasi dapur berada di atas selokan dan diduga memicu genangan air.
  • Pemerintah kecamatan dan TNI turun langsung ke lokasi saat kejadian.
  • Sekolah penerima manfaat MBG telah diminta bersiap atas penghentian sementara distribusi.

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Jember – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jalan Semeru, Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, menghentikan sementara operasionalnya, Kamis (29/1/2026). Penghentian ini setelah dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut terendam banjir, Rabu sore (28/1/2026). 

Akibat genangan air, sejumlah bahan dapur dan dokumen penting seperti nota belanja tidak dapat digunakan karena terendam.

Berdasarkan pantauan di lokasi, bangunan SPPG diketahui berdiri tepat di atas saluran air (selokan) di Jalan Semeru. Saat sejumlah wartawan mendatangi lokasi, petugas dapur tampak masih mengevakuasi peralatan dan membersihkan area dapur.

“Mohon maaf, sementara kami tidak bisa menerima tamu karena masih repot,” ujar salah satu petugas SPPG bernama Giono.

Camat Sumbersari, Deni Hadiatullah, mengatakan telah meninjau langsung lokasi SPPG saat banjir terjadi.

“Kami sempat ke sana saat hujan. Kami bersama yang lain juga ikut bersih-bersih,” katanya.

Baca juga: Baru 15 dari 43 Dapur MBG Bondowoso Kantongi Sertifikat Higiene

Namun, Deni menyebut belum dapat memastikan berapa lama operasional dapur sehat tersebut akan dihentikan. Menurutnya, kepastian masih menunggu laporan resmi dari pengelola SPPG.

“Kami masih menunggu laporan lengkap dari kepala SPPG-nya. Siang ini kemungkinan bisa dikonfirmasi,” ujarnya.

Terkait penyebab banjir, Deni belum berani menyimpulkan secara pasti. Meski demikian, ia mengakui lokasi bangunan yang berada di atas selokan berpotensi menjadi faktor penyebab genangan.

“Memang penempatannya di situ, tapi kami tidak berani menyimpulkan,” tambahnya.

Baca juga: Supplier SPPG Bondowoso Tertipu Pembelian Susu Online, Rugi Rp 75 Juta

Dihentikan Sementara

Sementara itu, Danramil Sumbersari Kapten Inf Bambang Hari Mardiyanto mengaku telah meminta agar operasional dapur MBG dihentikan sementara demi menjaga kualitas dan keamanan makanan.

“Supaya dihentikan dulu, daripada nanti berpengaruh pada sajiannya. Termasuk ompreng juga harus dibersihkan dan disterilkan,” jelasnya.

Ia juga telah menginstruksikan kepala SPPG untuk segera menginformasikan penghentian sementara ini kepada sekolah-sekolah penerima manfaat program MBG.

“Saya menghubungi kepala dapur agar segera mengabarkan ke sekolah-sekolah penerima manfaat untuk besok sampai dua atau tiga hari ke depan,” pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved