Kamis, 11 Juni 2026

Satlantas Polres Jember Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026

Satlantas Polres Jember menggelar Operasi Keselamatan Semeru 2026 selama 14 hari untuk menekan kecelakaan lalu lintas.

Tayang:
Penulis: Imam Nawawi | Editor: Haorrahman
Tribun Jatim Timur/Imam Nawawi
RAZIA: Polisi cek surat kendaraan pengemudi roda dua di Jalan Kartini Jember, Jawa Timur, Senin (2/2/2026) Polres Jember gelar operasi keselamatan Semeru 2026. 
Ringkasan Berita:
  • Satlantas Polres Jember menggelar Operasi Keselamatan Semeru 2026.
  • Operasi berlangsung selama 14 hari, 2–15 Februari 2026.
  • Menyasar pelanggaran helm non-SNI, melawan arus, dan lampu merah.
  • Pendekatan preemtif, preventif, dan penegakan hukum humanis.
  • Disertai edukasi lalu lintas kepada masyarakat.

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Jember – Satlantas Polres Jember, Jawa Timur, menggelar Operasi Keselamatan Semeru 2026 yang berlangsung selama 14 hari, terhitung sejak 2 hingga 15 Februari 2026.

Operasi ini dilakukan sebagai upaya menekan angka pelanggaran dan risiko kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Jember, yang dikenal sebagai Kota Tembakau.

Wakapolres Jember Kompol Ferry Darmawan mengatakan, operasi keselamatan kali ini menyasar pengendara roda dua maupun roda empat, khususnya pelanggaran yang kerap menjadi penyebab kecelakaan.

Baca juga: Pemkab Jember Bentuk Satgas, Tertibkan Perumahan di Bantaran Sungai

“Sasaran operasi meliputi pengendara di bawah umur, tidak menggunakan helm SNI, melawan arus, hingga menerobos lampu merah,” ujar Kompol Ferry Darmawan usai apel, Senin (2/2/2026).

Selain itu, petugas juga menindak pengendara yang menggunakan telepon seluler saat berkendara serta pengemudi yang berada di bawah pengaruh alkohol.

“Tidak menggunakan sabuk pengaman, serta penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis juga menjadi perhatian petugas selama operasi berlangsung,” tambahnya.

Menurut Ferry, Operasi Keselamatan Semeru 2026 mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif, tanpa mengesampingkan penegakan hukum yang dilakukan secara humanis.

“Langkah ini diambil agar masyarakat tidak merasa tertekan, namun tetap disiplin dalam berkendara. Operasi ini juga menjadi bagian dari persiapan menjelang Operasi Ketupat 2026,” jelasnya.

Baca juga: Banjir Rendam Sekolah, Siswa SMP PGRI Kasiyan Puger Jember Diliburkan

Selama operasi berlangsung, polisi juga aktif memberikan edukasi kepada pengguna jalan agar tertib berlalu lintas.

“Imbauan keselamatan dilakukan melalui patroli dialogis, pembagian brosur, serta penyebaran informasi melalui media sosial agar menjangkau masyarakat lebih luas,” ungkap Ferry.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Jember AKP Bernadus Bagas Simamarta berharap Operasi Keselamatan Semeru 2026 dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berkendara.

“Kami berharap operasi ini dapat menciptakan budaya tertib berlalu lintas serta menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan, sehingga keamanan dan keselamatan di jalan raya dapat terwujud secara berkelanjutan,” tambahnya.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved