MBG Jember
Banyak Wali Murid Berbagai Wilayah di Jember Keluhkan Menu MBG Ramadan
Menu MBG Ramadan di Jember dikeluhkan. Bupati Fawait minta dapur dievaluasi dan perbaiki kualitas makanan siswa.
Penulis: Imam Nawawi | Editor: Haorrahman
Ringkasan Berita:
- Keluhan Menu MBG Ramadan di Jember Ramai di Media SosialMenu MBG Ramadan di Jember dikeluhkan wali murid dan guru di beberapa kecamatan.
- Siswa disebut hanya menerima roti, snack, telur rebus, atau pengganti nasi tanpa lauk lengkap.
- Bupati Muhammad Fawait meminta maaf atas kekurangan pelaksanaan program.
- Pemkab akan mengevaluasi SPPG dan dapur penyedia makanan.
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Jember - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama Ramadan di Kabupaten Jember, Jawa Timur dikeluhkan wali murid dan guru. Keluhan tersebut ramai dibagikan warga di sejumlah grup media sosial, termasuk Facebook Info Warga Jember.
Keluhan datang dari beberapa kecamatan, di antaranya Ledokombo, Wuluhan, Bangsalsari, Pakusari, Tanggul, Puger, Rambipuji, hingga Patrang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, warga menilai menu MBG yang diterima siswa tidak layak dan kurang memenuhi unsur gizi seimbang. Menu yang dibagikan disebut hanya berupa roti, makanan ringan (snack), dan telur rebus. Bahkan di sejumlah sekolah, nasi diganti dengan pisang atau ketela rebus tanpa dilengkapi sayur maupun lauk daging atau ikan.
Baca juga: Usai Jembatan Sentong Kini Fondasi Jembatan Kauman Bondowoso Ambrol, Akses ke Jember Terancam Lumpuh
Bupati Jember Minta Maaf
Menanggapi polemik tersebut, Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyampaikan permohonan maaf atas kekurangan pelaksanaan program MBG di wilayahnya.
"Ada kekurangan-kekurangan pelaksanaan MBG, saya sebagai bupati mohon maaf. Jangan menyalahkan pemerintah pusat apalagi presiden," ujar Fawait, Jumat (27/2/2026).
Baca juga: Video Flexing SPPG Jember Pamer Gaji MBG untuk Beli Honda Jazz
Ia menegaskan, evaluasi akan dilakukan di tingkat daerah, khususnya terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bertanggung jawab atas penyediaan makanan.
Fawait meminta Satuan Tugas (Satgas) MBG Pemerintah Kabupaten Jember segera mengambil tindakan terhadap dapur penyedia makanan yang dinilai tidak memenuhi standar.
"Dapur-dapur yang main-main memberikan menu tidak pas, hati-hati. Kepala daerah punya hak memberikan rekomendasi kepada BGN untuk menghentikan," tegasnya.
Baca juga: Wajib Menyetujui Formulir Larangan Posting Terkait MBG, Wali Murid di Probolinggo Protes
Ia juga memastikan akan memanggil seluruh kepala dapur sehat MBG di Jember untuk melakukan pembenahan sistem pelaporan menu.
"Kami akan segera kumpulkan kepala-kepala SPPG dan kita akan bikin grup. Mereka wajib mendata dan menampilkan menu masakan setiap hari," jelasnya.
| SPPG di Jember Masih Enggan Gunakan Ikan untuk Menu MBG, Dinas Rekomendasikan Lele |
|
|---|
| Pemkab Jember Siapkan BUMD Pangan untuk Suplai Program MBG |
|
|---|
| Terdapat 58 SPPG MBG di Jember Disuspen BGN, Terkendala Perizinan |
|
|---|
| BGN Bekukan 18 Dapur MBG di Jember, Mulai Izin Sanitasi hingga IPAL Belum Lengkap |
|
|---|
| 100 SPPG di Jember Belum Kantongi Sertifikat Layak Higiene |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/Video-viral-flexing-MBG-Jember.jpg)