Remaja Lumajang Hilang Terseret Arus di Muara Bondoyudo Jember
Remaja asal Lumajang hilang terseret arus di Muara Sungai Bondoyudo Jember. Tim SAR masih melakukan pencarian sejak tiga hari.
Penulis: Imam Nawawi | Editor: Haorrahman
Ringkasan Berita:
- Remaja asal Lumajang berinisial VA hilang terseret arus di Muara Sungai Bondoyudo, Jember.
- Kejadian terjadi saat korban mandi di muara bersama dua rekannya pada Sabtu (28/3/2026).
- Gelombang dan arus tiba-tiba menguat hingga korban tenggelam.
- Dua teman korban sempat mencoba menolong namun gagal karena arus kuat.
- Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian di lokasi hingga kini.
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Jember - Seorang remaja yang dilaporkan hilang setelah terseret arus di muara sungai di wilayah Muara Sungai Bondoyudo, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian, Senin (30/3/2026)
Korban berinisial VA, remaja laki-laki asal Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang. Ia dilaporkan terseret arus saat berada di muara sungai di Desa Paseban, Kecamatan Kencong sejak Sabtu (28/3/2026).
Baca juga: Hari Ketiga Pencarian Wisatawan Hanyut di Pantai Papuma Jember Terkendala Ombak Tinggi
Kronologi
Relawan Barat Daya, Vicky Septian, menjelaskan peristiwa tersebut bermula ketika korban bersama sekitar 20 orang rekannya berhenti di sebuah gubuk kosong di dekat Jalur Lintas Selatan (JLS) Dusun Bulurejo, Desa Paseban, sekitar pukul 13.00 WIB.
Rombongan tersebut beristirahat dan makan bersama dengan bekal yang mereka bawa dari rumah.
“Setelah itu korban bersama dua rekannya berjalan kaki menuju muara sungai yang berjarak sekitar 50 meter dari lokasi istirahat,” ujarnya.
Ketiganya kemudian mandi di area pertemuan aliran sungai dengan laut. Namun menjelang sore, kondisi gelombang di muara tiba-tiba meningkat.
“Arus yang semakin kuat membuat korban diduga tidak mampu menguasai keadaan dan korban sempat terlihat tenggelam,” kata Vicky.
Dua teman korban yang berada di lokasi sempat berusaha memberikan pertolongan. Namun upaya tersebut tidak berhasil karena kuatnya arus di muara sungai.
“Dua temannya sudah berusaha menolong tapi tidak berhasil karena kondisi arus cukup kuat,” tambahnya.
Baca juga: Tradisi Kupatan Jember, 36 Pegon Diarak 6 Km ke Pantai Watu Ulo
Pencarian Masih Berlangsung
Kasat Polairud Polres Jember, Hari Pamuji, mengatakan tim SAR gabungan terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.
Pencarian dilakukan di area muara hingga malam hari untuk menemukan korban yang hingga kini masih dinyatakan hilang.
“Korban masih belum ditemukan dan dinyatakan hilang dalam pencarian,” ungkapnya.
Menurutnya, kondisi alam menjadi salah satu kendala dalam proses pencarian karena gelombang laut selatan yang cukup tinggi serta arus muara yang sulit diprediksi.
“Pencarian cukup sulit mengingat kondisi arus muara yang berubah-ubah serta gelombang laut selatan yang cenderung tinggi,” jelasnya.
| Revitalisasi Street Food Jl Kartini Jember Ditarget Rampung Akhir 2026 |
|
|---|
| Kondisi Pasar Tradisional di Jember Memprihatinkan, Tapi Ditarget PAD Optimal |
|
|---|
| Polres Jember Bongkar Penimbunan Pertalite di Silo, Pelaku Modifikasi Mobil Carry |
|
|---|
| Pemkab Jember Mulai Berlakukan WFH, Tak Berlaku untuk ASN Eselon 2 |
|
|---|
| Pemkab Jember Mulai Desain Kawasan Street Food di Jalan Kartini |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/OPERASI-SAR-Tim-SAR-menelusuri-pinggiran-muara-sungai-Bondoyudo.jpg)