Minggu, 3 Mei 2026

Polemik PBNU

Keturunan Pendiri NU Serukan Islah PBNU Tanpa Pemakzulan

Dzuriyah pendiri NU menyerukan islah untuk menyelesaikan polemik di tubuh PBNU tanpa pemakzulan terhadap Ketua Umum PBNU.

Tayang:
Penulis: Anggit Puji Widodo | Editor: Haorrahman
TribunJatimTimur.com/Anggit Puji Widodo
SERUAH ISLAH- KH Hasib Wahab Chasbullah atau Gus Hasib (kiri), dzuriyah pendiri Nahdlatul Ulama (NU) asal Jombang saat ditemui di Pondok Pesantren Tambakberas, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Selasa (25/11/2025). Berinisiatif menggalang musyawarah keluarga besar pendiri NU. 

Ringkasan Berita:
  • Polemik terjadi di tubuh PBNU usai muncul pemakzulan terhadap Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf.
  • KH Hasib Wahab Chasbullah, pengasuk Pondok Pesantren Tambakberas, Jombang, yang juga dzuriyah (keturunan) pendiri NU menyerukan islah untuk menyelesaikan polemik di tubuh PBNU.
  • Pengurus dan kader NU di daerah diminta untuk tidak larut dalam polemik PBNU.

 

TRIBUNJATIMTIMUR, Jombang - KH Hasib Wahab Chasbullah, pengasuk Pondok Pesantren Tambakberas, Jombang, yang juga dzuriyah (keturunan) pendiri Nahdlatul Ulama (NU), menyerukan islah untuk menyelesaikan polemik di tubuh PBNU tanpa pemakzulan terhadap Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf.

Gus Hasib menawarkan diri sebagai jembatan dialog antara jajaran Syuriah dan Tanfidziyah PBNU. Menurutnya pemakzulan akan menjadi preseden buruk bagi NU. 

"Saya kira masalah ini bisa diselesaikan lewat rapat PBNU dan Syuriah," ucapnya, Selasa (25/11/2025). 

Gus Hasib mengatakan ruang bersama itu akan lebih tepat untuk mencari jalan keluar dibandingkan dengan menerbitkan surat pemberhentian atau pemakzulan.

Apalagi menurut Gus Hasib risalah rapat harian yang merupakan pemantik polemik di tubuh PBNU bisa jadi ada kemungkinan dipengaruhi informasi yang tidak utuh. 

Dia juga menekankan aturan organisasi yakni AD/ART NU, Rais Aam tidak memiliki kewenangan untuk memberhentikan ketua umum. "Surat itu sendiri juga belum jelas," tambahnya.

Baca juga: Tak Terpengaruh Konflik Internal PBNU, PCNU Bondowoso Ajak Warga NU Tak Mudah Terprovokasi

Dengan kondisi ini Gus Hasib berinisiatif menggalang musyawarah keluarga besar pendiri NU. 

Dzuriyah Pendiri NU akan Bertemu

Putra dari salah satu pendiri NU yakni KH Abdul Wahab Hasbullah itu menyebut, para putra-putri serta cucu pendiri NU juga akan segera berkumpul untuk mencari titik temu. 

Selain itu menurut Gus , beberapa kiai sepuh dan jajaran Mustasyar PBNU juga akan dilibatkan dalam upaya mendamaikan kedua pihak.

"Dalam waktu dekat kami, dzuriyah pendiri NU akan bermusyawarah. Kami akan berusaha membantu mengislahkan bersama para kiai sepuh," ungkapnya.

KH Mohammad Hasib Wahab Chasbullah adalah putra dari KH Abdul Wahab Hasbullah salah satu tokoh utama pendiri NU, yang juga merupakan Pahlawan Nasional. 

Gus Hasib lahir 3 Desember 1949 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, yang dekat dengan tradisi perjuangan NU. 

Baca juga: Dihadiri Gus Yahya, PBNU Rapat Tertutup Bersama PWNU se-Indonesia di Surabaya

Ayahnya KH Abdul Wahab juga pernah menjabat Rais Aam PBNU lebih dari dua dekade (1947-1971), sekaligus menjadi tokoh penting lahirnya Gerakan Pemuda Ansor.

Dengan latar belakang tersebut, Gus Hasib berharap dinamika yang terjadi saat ini dapat segera mereda dan NU kembali fokus pada khidmah keumatan.

Tanggapan PCNU Jombang

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved