Senin, 4 Mei 2026

Berita Situbondo

Harga Kedelai Naik, Harga Tempe dan Tahu di Situbondo Masih Stabil

Harga kedelai di Situbondo mulai naik, namun harga tempe dan tahu di pasar tradisional masih stabil dan belum terdampak.

Tayang:
Penulis: Izi Hartono | Editor: Haorrahman
Tribun Jatim Timur/Izi Hartono
STABIL- Seorang pedagang tempe dan tahu di Pasar Mimbaan Situbondo. Harga kedelai di Situbondo mulai naik, namun harga tempe dan tahu di pasar tradisional masih stabil dan belum terdampak. 
Ringkasan Berita:
  • Harga kedelai di Situbondo mulai mengalami kenaikan
  • Kenaikan berkisar Rp100–Rp200 per kilogram
  • Harga tempe dan tahu di pasar tradisional masih stabil
  • Stok kedelai di distributor dipastikan aman
  • Pedagang belum menaikkan harga karena harga kulakan belum berubah

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Situbondo – Meski harga kedelai di pasaran mulai mengalami kenaikan, kondisi tersebut belum berdampak terhadap harga tempe dan tahu di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, hingga Senin (26/1/2026).

Pantauan di lapangan menunjukkan, harga jual tempe dan tahu kepada konsumen masih stabil dan belum mengalami penyesuaian harga.

Salah seorang karyawan Distributor Beras dan Kedelai Lautan Mas, Erna, mengakui bahwa sejak beberapa hari terakhir harga kedelai memang mengalami kenaikan.

Baca juga: Harga Kedelai Naik di Pasar, Pabrik Tahu di Jember Bertahap Naikkan Harga di Pasaran

“Kenaikannya tidak seberapa, ya berkisar Rp100 hingga Rp200 per kilogram,” ujarnya saat ditemui di kantornya di Pasar Mimbaan, Kecamatan Panji.

Menurut Erna, untuk pembelian dalam jumlah besar atau partai tonase, harga kedelai saat ini berada di kisaran Rp95 ribu per kilogram.

“Kalau untuk ton-tonan, saya jual harganya segitu, Rp95 ribu per kilogram,” jelasnya.

Meski terjadi kenaikan harga, Erna memastikan stok kedelai di gudang masih aman dan pasokan relatif mencukupi untuk memenuhi kebutuhan pedagang dan perajin.

“Stoknya aman dan masih banyak,” tukasnya.

Baca juga: Harga Kedelai Tembus Rp9.500, Produsen Tempe di Jember Kurangi Produksi

Lina, salah satu pedagang tempe di Pasar Mimbaan, mengatakan bahwa hingga saat ini dirinya belum menaikkan harga jual tempe maupun tahu kepada konsumen.

“Belum ada pengaruh dan harganya masih tetap, tidak naik,” ujarnya.

Lina merinci, harga tempe kemasan 1 kilogram dijual seharga Rp12 ribu, kemasan 600 gram seharga Rp10 ribu, dan kemasan 370 gram dijual Rp5 ribu.

Menurutnya, selama harga bahan baku atau harga kulakan belum mengalami kenaikan signifikan, pedagang memilih mempertahankan harga jual agar tetap terjangkau oleh masyarakat.

“Harga kulakannya tidak naik, jadi saya juga tidak menaikkan harga,” tambah Lina.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved