Berita Pasuruan
Polisi Jadi Saksi Perdamaian Dua Kelompok Nelayan yang Sempat Berseteru di Kota Pasuruan
Polisi Jadi Saksi Perdamaian Dua Kelompok Nelayan yang Sempat Berseteru di Kota Pasuruan
Penulis: Galih Lintartika | Editor: Rendy Nicko Ramandha
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, PASURUAN - Satreskrim Polres Pasuruan Kota menyaksikan langsung deklarasi perdamaian dua kelompok nelayan yang sebelumnya terlibat konflik di Kota Pasuruan.
Kesepakatan damai itu ditegaskan dalam pertemuan yang difasilitasi kepolisian akhir pekan kemarin.
Perdamaian mempertemukan perwakilan warga Ngemplak dan Kalirejo dalam agenda yang dikemas melalui kegiatan family gathering di Cessa Black Cat Glamping.
Forum tersebut menjadi ruang dialog terbuka untuk menyelesaikan ketegangan yang sempat terjadi.
Selain konflik antarwilayah, pertemuan itu juga menuntaskan persoalan pembakaran perahu yang memicu ketegangan antara warga Ngemplak dan Kaligung.
Baca juga: Rohani Tegaskan Sikap Bupati Pasuruan Sama Dalam Urusan Sepak Bola, Hanya Ingin Naik Kelas!
Kedua pihak sepakat mengakhiri perselisihan dan menempuh jalur damai demi menjaga keamanan dan ketertiban bersama.
Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota AKP Decky Tjahjono Triyoga menegaskan, kesepakatan damai tersebut merupakan langkah penting dalam menjaga stabilitas sosial masyarakat.
“Dengan adanya perdamaian ini, kami berharap tidak ada lagi konflik serupa. Semua pihak diharapkan menahan diri dan mengedepankan komunikasi apabila muncul persoalan,” ujarnya, Selasa (17/2/2026).
Ia menambahkan, kepolisian akan terus mengedepankan pendekatan persuasif dan memfasilitasi dialog guna mencegah potensi konflik sejak dini.
Upaya preventif, kata dia, menjadi prioritas agar situasi kamtibmas tetap kondusif. Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan.
Perwakilan kedua kubu saling berjabat tangan sebagai simbol komitmen membuka lembaran baru tanpa konflik.
“Kami berharap penyelesaian ini menjadi contoh bahwa setiap persoalan di masyarakat dapat diselesaikan melalui musyawarah dan komunikasi, tanpa harus berujung pada tindakan yang merugikan semua pihak,” tutupnya.
(Galih Lintartika/TribunJatimTimur.com)
| Sampoerna Kick-Off Surveillance AWS 2026, Perkuat Konservasi Hulu dan Efisiensi Air |
|
|---|
| RSUD Grati dan Unair Jalin Kesepakatan untuk Perkuat Mutu dan SDM Kesehatan |
|
|---|
| Polisi Mangkir, Sidang Perdana Praperadilan TPPU Tersangka Narkoba Ditunda |
|
|---|
| Kuatkan Layanan Kesehatan, 32 Dokter Terima SK Kepala Puskesmas di Pasuruan |
|
|---|
| Berbagi Bahagia, Politisi Gerindra Ajak Pedagang Kecil Belanja Gratis Selama Tiga Menit |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/Kasatreskrim-Polres-Pasuruan-Kota-AKP-Decky-Tjahjono-Triyoga-damaikan-dua-kelompok-nelayan.jpg)